Berita Palembang
Berkat Dukungan Pertamina, Penjualan Keripik Tempe Ayiek Meningkat 100 Persen
Puluhan perajin tempe di Kelurahan Plaju, Kota Palembang telah berinovasi dengan menciptakan produk olahan lewat dukungan Pertamina.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Dia menilai kolaborasi Pertamina dan mahasiswa telah memberikan warna warna baru dalam mewujudkan kreativitas berwirausaha di kampung tempe.
Shelly Salsabila, Anggota Kelompok Ignacio (peserta SMEEC), mengatakan pihaknya berhasil meningkatkan omzet usaha tempe milik Sundari.
"Penjualan keripik tempe meningkat 100 persen dari sebelumnya. Kini ibu Sundari mampu mengolah 4 kilogram tempe per hari," katanya.
Peningkatan penjualan itu, kata dia, tak terlepas dari perbaikan kualitas, kemasan serta branding. Olahan tempe Sundari dengan brand Tempe Ayiek juga sebagai strategi meningkatkan brand awareness
Kini Tempe Ayiek telah merambah toko oleh-oleh di Kawasan Plaju. Produk camilan itu pun telah bertengger di etalase Rumah BUMN.
Bahkan kerap dipesan para petinggi berbagai instansi di Kota Palembang sebagai kudapan saat rapat lantaran kemasannya yang semakin ciamik.
Inovasi usaha tempe Sundari pun tak berhenti di situ. Pertamina dan kelompok Ignacio menginisiasi terciptanya produk olahan tempe lainnya, yakni nugget tempe.
Kedelai, telur, ayam dan bermacam sayuran menjadi komposisi utama nugget yang disukai anak-anak itu, tanpa micin sedikitpun.
Inovasi produk berupa nugget tempe pun mendapat respon positif dari pasar. Laba yang didapat dari penjualan nugget sepanjang periode September dan Oktober yakni sebesar 82 persen dari modal yang digelontorkan.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pengrajin Tempe Plaju, Junaedi, mengapresiasi langkah Pertamina yang melakukan pembinaan untuk UMKM tempe.
"Ada 28 pengrajin tempe di kawasan ini. sebetulnya banyak pengrajin yang bisa olah tempe, namun terbatas pemasaran," katanya.
Menurut dia, langkah kolaborasi Pertamina dan mahasiswa mampu memberikan solusi terhadap kendala yang kerap dihadapi UMKM untuk meningkatkan skala usahanya.
“Kami merasakan ada semangat baru karena ada perhatian dari pihak lain. Apalagi kreativitas tempe di kawasan ini butuh waktu yang panjang,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/sentra-tempe-kelurahan-plaju-kota-palembang.jpg)