Breaking News:

Harga Sawit Sumsel

Harga TBS Sawit Terus Naik, Saiho Petani di Muba Pilih Menabung Biaya Sekolah Anak

Iya harga TBS sedang naik. Kalau saya uangnya untuk makan dan kebutuhan anak sekolah. Sisanya di tabung untuk makan dan sekolah anak juga

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Wawan Perdana
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawtt yang baru saja dipanen dari lahan sawit milik petani di OKI. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sejumlah petani menyikapi beragam naiknya harga tandan buah segar (TBS) sawit.

Beberapa di antaranya memilih tidak berperilaku konsumtif.

"Iya harga TBS sedang naik. Kalau saya uangnya untuk makan dan kebutuhan anak sekolah. Sisanya di tabung untuk makan dan sekolah anak juga," kata Petani Sawit Saiho, asal Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (10/11/2021).

Saiho mempunyai 1,5 hektare kebun sawit.

Dengan luasan seperti itu, kenaikan harga sawit tidak terlalu banyak memberi keuntungan dibandingkan pemilih lahan yang luas.

Apalagi kata Saiho, saat ini buah sawit sedang sedikit.

"Harga TBS Sawit memang tinggi, tapi sawitnya nggak ada. Kalau buahnya banyak harga turun, buah sedikit harga naik. Ia begitu sudah umumnya," ungkapnya.

Sementara itu hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Koperasi di Muba yang juga Petani Sawit Bambang.

Menurutnya, kenaikan harga TBS ini tidak begitu terasa karena biaya produksi naik.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved