Breaking News:

Berita OKI

Remaja 19 Tahun di OKI Bobol Rumah dan Toko, Hasil Curian Habis untuk Makan dan Judi Online

Pelaku spesialis pembobolan rumah dan toko  Abu Antonius (19 tahun) ditangkap Tim Macan Komering Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Pelaku spesialis pembobol rumah dan toko Abu Antonius (29) saat diperiksa oleh anggota Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir, Rabu (27/10/2021) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG  - Pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis pembobolan rumah dan toko  Abu Antonius (19 tahun) ditangkap Tim Macan Komering Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir.

Remaja pengangguran tersebut berasal dari Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto mengatakan pelaku telah berulang kali lakukan bobol rumah dan beberapa toko di wilayah Kota Kayuagung.

"Pelaku Abu Antonius ini beraksi seorang diri dan terhitung sudah 4 kali melakukan aksinya baik siang maupun malam hari. Masing-masing laporan (Lp) sudah kami terima," jelasnya kepada Tribunsumsel.com, Rabu (27/10/2021) siang.

Dikatakan lebih lanjut, pelaku berhasil diringkus, Selasa (26/10/2021) sore di kediaman di Perumahan Palm Raya RT 07 Kelurahan Mangun Jaya. Saat diringkus pelaku tanpa perlawanan.

"Kini pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres OKI guna pemeriksaan untuk mengungkap jaringan pelaku," ujarnya.

Baca juga: Anak Cucu Pasti Malu, Penyesalan Pria 60 Tahun di OKI Diringkus Karena Togel

Saat ditangkap oleh Tim Macan Komering Polres OKI, lanjut dia, pelaku mengakui perbuatannya dan ada beberapa laporan polisi yang menjadi dasar penangkapan tersebut.

"Pelaku diamankan berikut barang bukti berupa 1 unit TV 17 in merk Aoyama, 1 unit laptop merk Acer, 2 unit HP, 2 buah earphone, 2 buah mouse, 2 kaleng cat 20 Kg merk Paragon, serta 1 helai jaket warna abu-abu," beber AKP Sapta.

Baca juga: Pria Muda Warga Pedamaran OKI Tembak ABG, Saat Ditangkap Kedapatan Bawa Pisau dan Parang

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP ayat 1,4 dan 5 tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Di lokasi yang sama, Abu Antonius menjelaskan melancarkan aksinya sendirian saat rumah maupun toko sedang kosong.

"Saya mengincar dulu, jika keadaan rumah atau toko tidak ada orang maka saya akan masuk dan mengambil barang-barang berharga,"

"Setelah dapat barang saya jual ke teman maupun orang dengan harga yang lebih murah," ucap Pelaku.

Rata-rata uang yang didapat setelah menjual barang curian, sekitar 1-2 juta rupiah.

"Duit hasil jual barang biasanya saya gunakan untuk membeli makanan dan bermain judi online," pungkasnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved