Breaking News:

Bupati Muba Jadi Tersangka

Herman Deru Langsung Tunjuk Beni Hernedi Jadi Plt Bupati Muba, Usai Dodi Reza Ditetapkan Tersangka

Menurut Deru, diambilnya langkah ini agar tidak terjadi kevakuman tampuk kepemimpinan di Muba.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Linda Trisnawati
Gubernur Sumsel Herman Deru saat pres conference di Griya Agung, Sabtu malam (16/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Setelah Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin resmi ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka.

Dengan cepat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menunjuk pengantinnya.

"Saya izin dengan Kemendagri, melalui Dirjen Otda mem Plt kan Beni Hernedi menjadi Bupati Muba," kata Herman Deru saat pres conference di Griya Agung, Sabtu malam (16/10/2021).

Menurut Deru, diambilnya langkah ini agar tidak terjadi kevakuman tampuk kepemimpinan di Muba.

Dalam undang-undang diatur jika kepala daerah berhalangan, tentu harus dilegimitasikan melalui surat dari Gubernur atas persetujuan Kemendagri. 

"Surat ini seyogyanya akan saya serahkan pukul 21.00 WIB, tapi mungkin karena ini hari libur maka Wakil Bupati berhalangan hadir. Karena wilayah kerjanya kita tahu darat dan perairan," katanya.

Menurutnya, seyogyanya akan di kumpulkam bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar tetap saling membantu didalam stabilitas politik, keamanan dan ketertiban di masyarakat Muba.

"Saya sudah mendapat informasi saudara kita Bupati Muba Dodi Reza Alex sudah ditetapkan tersangka. Namun demikian kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, kita ikuti saja proses hukumnya," katanya.

Menurut Deru, semua pasti tidak mengingkan suasana dan situasi seperti ini. Harapannya pemerintahan ini berjalan normal dengan segala kreatifitas kepala daerah dan wakilnya. 

"Namun ini sudah terjadi dan saya sebagai pemimpin ditingkat Provinsi punya tanggung jawab untuk tidak satupun didaerah ini atau Kabupaten/Kota diwilayah Provinsi Sumsel yang roda pembangunan, dan roda pelayanannya terganggu," katanya.

Baca juga: KPK Ungkap Pembagian Fee Dalam Kasus Suap Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza, Sudah Diatur

Baca juga: Beni Hernedi Jabat Plt Bupati Musi Banyuasi Usai Dodi Reza Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

Deru menjelaskan, sehubungan dengan tugas ini sampai kapannya belum ditentukan. Namun karena tenggang waktunya tidak begitu lama lagi berakhir pada 2022, jadi tetap kalau Beni telah memenuhi persyaratan-persyaratan untuk jadi definitif sebagai Bupati bisa tapi waktunya singkat. Kewenangan Plt, Pj itu juga sama melaksanakan tugas Bupati.

Masih kata Deru, Pemerintah Provinsi Sumsel saat ini sedang gencar-gencarnya bersama Kapolda, Pangdam, Kajati dan Forkopimda Provinsi Sumsel untuk menyegerakan vaksinasi didaerah melalui bupati dan wakil bupati.

"Imbauannya vaksinasi ini segencar mungkin, baik difaskes atau bila perlu jemput bola artinya mendatangi sasaran. Senin insyaAllah kita matangkan, akan ada 100 ribu vaksin dan ini perlu dimatangkan," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved