Breaking News:

Berita MUBA

Operator Ekskavator Jadi Tersangka Ledakan Sumur Minyak Ilegal di MUBA, Polisi Ungkap Kronologi

Nur Effendi (46) yang merupakan operator ekskavator ditetapkan tersangka ledakan sumur minyak ilegal di Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa MUBA

SRIPOKU/FAJERI
Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SIK ketika menggelar ungkap kasus terkait ledakan sumur minyak illegal di Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa MUBA, KAmis (14/10/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU—Pasca terjadinya ledakan sumur minyak illegal di Dusun 5, Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin (11/10/21) lalu.

Kini aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pelaku yakni Nur Effendi (46) yang merupakan operator ekskavator pada, Selasa (12/10/21) di Palembang.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Ai Rojikin SH mengatakan kronologi kejadian tersebut bermula dengan adanya ledakan sumur minyak illegal di Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa, Muba pada Senin (11/10/21) sekitar pukul 13.30 WIB.

Dari sana pihaknya mendapatkan ada satu pelaku yang telah diamankan Krimsus Polda Sumsel.

“Ya, kita telah mengamankan seorang pelaku yang berperan sebagai operator ekskavator. Pelaku diamankan berkat dukungan dan kerjasama Ditreskrimsus Polda Sumsel, pelaku diserahkan ke kita untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”kata Alamsyah, Kamis (14/10/21).

Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan ledakan tersebut terjadi akibat knalpot mesin ekskavator.

Dimana, saat itu pelaku mencoba memadamkan api menggunakan ekskavator namun semburan gas memicu ledakan dari hawa knalpot.

“Pelaku saat itu mencoba memadamkan semburan dengan mencoba menutupnya menggunakan ekskavator. Akan tetapi, hawa panas dari knalpot ekskavator memicu ledakan, pelaku langsung menyelamatkan diri sehingga mengalami luka bakar di lengan dan juga di telinga,”ungkapnya.

Usai berhasil menyelamatkan diri, pelaku langsung menuju ke Puskemas kemudian bersembunyi dirumah kerabat di Palembang.

“Setelah kita melakukan penyelidikan dan melakukan interogasi terhadap pelaku yang pada saat itu sedang berada di TKP, kita memastikan insiden sumur meledak tidak ada korban jiwa apalagi yang meninggal dunia,”ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved