Breaking News:

Berita Muba

Sebulan Bertugas Tutup Ribuan Sumur Minyak Ilegal, Ini Kata Kapolda Sumsel Soal Ledakan di Muba

Tiga sumur minyak ilegal meledak di Desa Keban 1, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (12/11/2021).

Editor: Wawan Perdana
SRIPOKU/FAJERI
Kebakaran sumur minyak illegal di Desa Keban I Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin (MUBA), Senin (11/10/2021), pukul 15.30 WIB. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUBA-Kapolda Sumsel Irjen Toni Harmanto yang baru satu bulan bertugas di Bumi Sriwijaya langsung melakukan beberapa gebrakan.

Beberapa hari lalu, Polda Sumsel menutup ribuan sumur minyak ilegal (illegal drilling) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Sumur minyak ilegal ini telah lama beroperasi dan dijadikan sumber pendapatan warga.

Selang beberapa hari, tiga sumur minyak ilegal meledak di Desa Keban 1, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin (11/11/2021).

Polda Sumatera Selatan saat ini telah menurunkan tim untuk memadamkan api di tiga titik lokasi kebakaran akibat illegal drilling itu,

Kapolda Sumsel Irjen Toni Harmanto mengatakan, lokasi kebakaran itu berada jauh dari tempat penertiban 1.000 sumur minyak ilegal sebelumnya yang ada di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba.

Menurut Toni, tiga titik sumur minyak ilegal tersebut masuk ke dalam kawasan wilayah masyarakat, sehingga berada di luar jangkauan polisi saat penertiban beberapa waktu lalu.

“Sampai saat ini belum ada (korban jiwa). Kita masih memastikan kembali siapa yang bertanggung jawab,” kata Toni kepada wartawan, Selasa.

Toni menjelaskan, polisi masih mencari tahu pemilik lahan sumur minyak ilegal yang meledak itu.

Ia memastikan bahwa pemilik lahan akan menjalani proses hukum, karena melakukan aktivitas tambang minyak ilegal yang berdampak buruk.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved