Breaking News:

Kakek Hamili Anak dan Cucu

Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin Olah TKP Rudapaksa di Muara Padang Banyuasin

Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin kembali melakukan olah tempat kejadian perkara rudapaksa yang dilakukan San terhadap cucunya berumur 15 tahun.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Kakek 66 tahun di Muara Padang Banyuasin inisial San saat diperiksa di Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin, Rabu (6/10/2021). Dia diduga merudapaksa anak dan cucu hingga hamil. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUSIN - Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin akan kembali melakukan olah tempat kejadian perkara rudapaksa yang dilakukan kakek 66 tahun inisial San terhadap cucunya berumur 15 tahun.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kasatreskrim AKP M Ikang Ade Putra didampingi Kanit PPA Ipda Try Nensy menuturkan, pihaknya akan melakukan olah tempat kejadian perkara di Desa Marga Mulya Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin.

Selain untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, juga bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini.

"Unit PPA akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mendatangi lokasi kejadian. Sedangkan, untuk tersangka, kami kenakan Undang-undang Perlindungan Anak," katanya.

Sebelumnya sorang kakek warga Muara Padang Banyuasin berinisial San (66) ditangkap polisi karena diduga tega merudapaksa anak dan cucunya sendiri hingga hamil. Bahkan, sang cucu yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini, mengalami trauma yang sangat berat.

Kasus ini, akhirnya terungkap setelah sang cucu hamil 9 minggu karena perbuatan yang dilakukan sang kakek. Karena laporan anaknya hingga San ditangkap polisi.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra didampingi Kanit PPA Ipda Try Nency menuturkan, kasus ini terungkap setelah adanya laporan dan dilakukan penyelidikan.

Tersangka diamankan di rumahnya di Desa Marga Mulya Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin.

"Dulu, tersangka ini melakukan rudapaksa terhadap anaknya hingga melahirkan. Tetapi tidak dilaporkan. Ternyata, setelah 15 tahun berjalan, ternyata tersangka ini merudapaksa cucunya yang dilahirkan sang anak. Sebetulnya, ada dua korban yang dirudapaksa tersangka ini," katanya, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Lupa, Jawaban Kakek 66 Tahun Pelaku Asusila Rudapaksa Anak dan Cucu hingga Hamil

Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap pelaku Santriman, ternyata pelaku ini sudah sangat sering merudapaksa cucunya. Namun, seingat pelaku, ia melakukan rudapaksa terhadap sang cucu sebanyak sembilan kali.

Dari aksi bejat Santriman, membuat siswi kelas 6 SD ini hamil 9 minggu. Selain hamil, si korban juga mengalami trauma berat. Karena, setiap kali Santriman akan melakukan aksinya selalu memaksa korban.

"Dari hasil visum dan pemeriksaan terhadap korban, adanya pemaksaan. Sehingga, korban mengalami trauma berat. Saat ini, korban sudah kami lakukan terapi psikologisnya guna menghilangkan trauma yang sedang dialami," katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved