PTM Terbatas di Palembang

Fisip UIN Raden Fatah Mulai PTM Terbatas, Campuran Kuliah Luring dan Daring, Dievaluasi Tiap Pekan

Fisip UIN Raden Fatah, hari ini Senin (20/9/2021) mulai menggelar PTM) Terbatas bagi mahasiswa semester I, semester III dan mahasiswa praktikum.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/VANDA ROSETIATI
Suasana di salah satu ruang kuliah Fisip UIN Raden Fatah yang mulai hari ini, Senin (20/9/2021) menggelar Perkuliahan Tatap Muka (PTM) Terbatas. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, hari ini Senin (20/9/2021) mulai menggelar Perkuliahan Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Dekan Fisip UIN Raden Fatah H Izomiddin menuturkan digelarnya PTM Terbatas ini sesuai dengan Surat Edaran Rektor UIN RF No. B-261/Un.09/4.2/PP.09/2021 tentang Penyelenggaraan Perkuliahan Tahun Akademik 2021/20211 selama PPKM pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2110 di Lingkungan UIN Raden Fatah yang mengacu pada Surat Edaran Ditjen Pendis tentang Penyelenggaraan Perkuliahan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun Akademik 2021/ 2022.

Pelaksanaan PTM terbatas ini kata Izomiddin diberlakukan bagi mahasiswa semester I (angkatan 2021), semester III (angkatan 2020), dan mahasiswa yang sedang praktikum yang tidak memungkinkan dilaksanakan secara daring.

Selama berlangsungnya PTM terbatas baik tenaga akademik juga mahasiswa wajib selalu memperhatikan prinsip kesehatan dan keselamatan dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

"Dosen juga mahasiswa yang mengikuti PTM terbatas adalah mereka yang memang sudah mendapat vaksin minimal vaksin 1. Mahasiswa juga menyatakan kesediaannya dan mendapatkan izin orangtuanya dibuktikan surat pernyataan," kata Izomiddin.

Teknik PTM Terbatas juga dilaksanakan secara campuran antara kuliah offline dan kuliah online. Bagi mahasiswa yang tidak mengikuti kuliah luar jaringan (luring) PTM Terbatas maka tetap mengikuti kuliah dalam jaringan (daring).

"Dengan kata lain selama dosen mengajar offline tatap muka juga tetap harus membuka fasilitas kuliah online sehingga mahasiswa yang kuliah online bisa tetap mengikuti perkuliahan di jam yang sama dengan kuliah offline," katanya lebih lanjut.

Begitu juga saat diskusi atau paparan, mahasiswa yang kuliah luring akan memaparkan dengan menggunakan aplikasi meeting online sehingga juga bisa disimak oleh rekan mereka yang kuliah daring.

Perihal daftar hadir, mahasiswa langsung mengisi melalui aplikasi elearning UIN Raden Fatah. Begitu juga seluruh materi perkuliahan, tugas dan jawaban dari tugas tersebut menggunakan aplikasi elearning.

Sedangkan jumlah mahasiswa peserta PTM Terbatas pun dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan. Sesuai hasil pendataan dan setelah dirata-ratakan maksimal untuk satu kelas adalah 17 orang setiap kali pertemuan.

"Artinya jika lebih dari 17 orang maka mahasiswa tersebut akan mengikuti pertemuan pekan berikutnya," katanya, seraya mengatakan pelaksanaan PTM Terbatas ini akan dievaluasi setiap pekan.

Masih dalam rangkaian penerapan Prokes, jarak duduk antara satu kursi dan lainnya satu meter. Begitupun selesai perkuliahan mahasiswa tidak diperkenankan berlama-lama di kampus. Jika tidak ada kuliah dipersilakan pulang guna menghindari kerumunan.

"Mereka yang ikut PTM ini juga yang benar-benar sehat. Kalau misalnya lagi sakit, demam atau pilek lebih baik ikut kuliah online," katanya. 

Baca juga: Operasi Patuh Musi Mulai Digelar, Ini Sasaran Operasi Selama 14 Hari ke Depan

Sementara itu pantauan di lokasi, PTM Terbatas dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat. Sebelum masuk ruang kuliah di Gedung Rafa Tower, dosen, mahasiswa juga tamu lainnya yang hadir harus mencuci tangan terlebih dahulu. Disediakan satu galon besar air di muka ruangan lengkap dengan sabun cuci tangan. Mereka semua diwajibkan mencuci tangan memakai sabun juga diukur suhu tubuhnya satu per satu. Tidak hanya itu di sisi tangga elevator pun disediakan hand sanitizer.

Sebagian ruang kelas di Fisip UIN RF di Gedung Rafa Tower sudah ada dosen juga mahasaiswa yang kuliah. Ada kelas yang terisi belasan mahasiswa tetapi ada juga yang tak sampai 10 orang mahasiswa.

Fiqri dan Adha, dua mahasiswa semester III Ilmu Komunikasi UIN RF menuturkan di hari pertama kuliah ini dari tiga mata kuliah yang diikuti dua sudah digelar secara offline PTM Terbatas sedangkan satu mata kuliah digelar secara online.

Lebih setahun menjadi mahasiswa, diakui keduanya bahwa hari ini, Senin (20/9/2021) adalah kali pertama mereka kuliah di kampus. Semester I dan II lalu mereka jalani secara daring.

"Kalau dengan teman sekelas kita sudah pernah ketemu ada beberapa kali. Sekarang senang bisa ketemu lagi, meskipun memang baru beberapa orang tidak bisa lama-lama," kata Fiqri.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved