Breaking News:

Berita OKU Selatan

Kronologi Pemalsuan Surat Hasil Swab Antigen di OKU Selatan, Komplotan Tersangka Diamankan Polisi

Empat tersangka komplotan pemalsuan surat tes antigen di OKU Selatan diringkus Tim Gabungan Polsek Banding Agung dibantu Satreskrim Polres OKUS.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ALAN NOPRIANSYAH
Kempat komplotan pelaku pembuatan surat tes swab antigen palsu di Kabupaten OKU Selatan Sumsel, Selasa (14//9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Empat tersangka komplotan pemalsuan surat tes antigen di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus Tim Gabungan Polsek Banding Agung dibantu Satreskrim Polres OKU Selatan.

Dalam menjalankan praktiknya yang telah direncanakan, keempat pelaku memiliki tugas dan peran masing-masing dalam pemalsuan surat dengan seharga Rp 100 ribu.

"Mulai dilakukan sejak bulan Agustus lalu satu surat Rp 100 ribu dengan keuntungan Rp 25 ribu per surat,"ujar R salah seorang tersangka diwawancara, Senin (13/9/2021).

Tugas keempat pelaku diantaranya sebagai pelaku yang mencari calon korban, sebagai tim medis penerima pesanan pembuatan surat hingga bertugas membuat pemalsuan surat bodong tersebut.

Dalam surat tes antigen palsu dengan kop surat UPT Puskesmas BPR Ranau Tengah tersebut dibuat atau diedit oleh R, eks pekerja honorer TU di Puskemas BPR Ranau Tengah yang kini bekerja sebagai TU di salah satu Sekolah Dasar (SD) wilayah setempat.

Sementara dua orang pekerja sopir bus Ranau Indah (RI) yakni DE sebagai sopir dan kondektur DA bertugas mencari penumpang atau orang yang hendak membuat surat keterangan tes swab antigen sebagai syarat keperluan keluar daerah.

Setelah mendapat calon korban, selanjutnya yang berperan seolah sebagai tenaga medis menerima pesanan pembuatan surat adalah MY yang juga berprofesi sebagai sopir bus.

Setelahnya surat dibuat oleh tersangka R eks pekerja TU Puskesmas dengan mengedit surat tes swab antigen yaang tersedia di komputer miliknya dengan tanda tangan dan cap yang telah dipalsukan.

"Ya, dari kempat tersangka kita amankan sebuah laptop, printer sebuah cap dari Puskemas BPR Ranau Tengah, sebuah Handphone dan 12 lembar surat keterangan tes swab antigen diduga palsu,"ujar Kapolres OKU Selatan Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha SH, SIK, MH dalam keterangan press release, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Karyawan Toko di Indralaya Curi Peralatan Kerja Jutaan Rupiah, Kini Dibekuk Tim Macan Polres OI

Beroperasi menjalankan sejak Agustus lalu, beruntung sindikat kejahatan pemalsuan surat antigen terbongkar yang dilaporkan LP Nomor : LP-B/28/IX/2021/Sum-Sel/Res OKUS/Sek. BDA pada 8 September lalu oleh pelapor dr Afrianti yang bertugas di UPT Puskemas BPR Ranau Tengah.

Alhasil kempat komplotan pelaku berhasil diamankan Tersangka Defan Afeli dan Desra Efendi diringkus petugas kepolisian saat sedang mengendarai Bus Ranau Indah (RI) yang sedang melintas di Desa Hangkusa Kecamatan BPR Ranau Tengah.

Diwaktu bersamaan tersangka Midrayani dan Rando ditangkap di kediamannya keduanya Desa Hangkusa Kecamatan BPR Ranau Tengah. Perihal perkara tersebut keempat pelaku dikenakan pasal 263 ayat (1) KUH Pidana dengn ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved