Breaking News:

Berita OKU Timur

Lapas Kelas II B Martapura OKU Timur Overload, Kapasitas 188 Diisi 466 Warga Binaan

Lapas Kelas II B Martapura OKU Timur overload, kapasitas 188 diisi 466 warga binaan.

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Vanda Rosetiati
DOKUMENTASI LAPAS
Kegiatan sholat Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II B Martapura. 

TRIBUNSUMSEL.COM, OKU TIMUR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Martapura Kabupaten OKU Timur saat ini dalam keadaan "Overload"

Namun mau tidak mau pihak lapas harus tetap menerima apabila ada kiriman narapidana (Napi) baru.

Hal itu diungkapkan Kepala Lapas, Effendi.

Dikatakannya kapasitas Lapas Kelas II B Martapura tersebut sebenarnya hanya bisa menampung 188 orang.

Namun sekarang isi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) yang berada di Lapas tersebut mencapai 466 orang.

"Sekarang menjadi permasalahan Unit Pelaksana Teknis (UPT) seluruh Palembang juga overload semua," ujarnya, Jumat (10/9/2021).

Pada saat mereka ingin mengirim ke tempat lain, tempat lain juga penuh.

"Kita ini sekarang kan cabang rutan jadi Lapas kelas II B, jadi harus menampung kiriman dari rutan, namun tetap koordinasi," terang Effendi.

Bahkan, kata dia, di Polda dan Polrestabes Palembang banyak Napi yang mengantri untuk masuk.

"Kalau di tempat kita ini ada 46 orang yang sudah menunggu, tinggal masuk," ujar Kalapas.

Untuk Napi yang baru masuk, nantinya melalui proses Mapenali (Masa Pengenalan Lingkungan) selama 14 hari.

"Jadi mereka tidak boleh kontak keluar untuk kepentingan umum, masih di dalam kamar," bebernya.

Baca juga: Lapas Kelas III Surulangun Rawas Muratara Over Kapasitas, Saat Ini Dihuni 290 Napi

Selanjutnya, pasca insiden kebakaran Lapas yang terjadi di Tanggerang, pihak Lapas Martapura sendiri sudah mendapatan arahan dari pusat dan melakukan evaluasi agar hal tersebut tidak terjadi di Lapas Martapura.

"Lapas kita masih instalasi lama, kita evaluasi untuk koordinasi dengan PLN mudah-mudahan ada perbaikan jaringan, kita juga menyesuaikan kondisi kita, anggaranya tidak ada," ujarnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved