Breaking News:

Dampingi Kunker Presiden Jokowi, Herman Deru Yakin Bendungan Tiga Dihaji Segera Rampung

Herman Deru berharap bendungan serupa yang ada di Sumsel yakni pembangunan Bendungan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan segera rampung

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru turut serta mendampingi Presiden RI, Joko Widodo meresmikan Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAMPUNG - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru turut serta mendampingi Presiden RI, Joko Widodo meresmikan Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Kamis (2/9/2021).

Dengan diresmikannya Bendungan Way Sekampung tersebut, Herman Deru berharap bendungan serupa yang ada di Sumsel yakni pembangunan Bendungan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan segera dapat dirampungkan pembangunannya.

Bahkan Herman Deru meyakini keberadaan bendungan Tiga Dihaji yang berada di Desa Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan tersebut nantinya akan memberikan dampak besar dalam memperkokoh Sumsel lumbung pangan nasional.

"Bendungan Tiga Dihaji yang akan menjadi bendungan satu-satunya di Sumsel itu berfungsi sebagai bendungan multipurpose untuk mengaliri lahan irigasi baru seluas 25.423 hektare," tegasnya.

Herman Deru bahkan kian optimis Sumsel segera jadi provinsi penghasil pangan yang diperhitungkan di Indonesia.

"Ini merupakan proyek strategis nasional. Kita konsisten untuk meningkatkan produksi pertanian khususnya beras. Bendungan ini nantinya dapat menyuplai air secara konstan ke berbagai kabupaten yang terdapat lahan pertanian," katanya.

Dia menuturkan, pembangunan bendungan ini merupakan salah satu jawaban dari keluhan para petani terkait pengairan untuk lahan pertanian.

"Ini jawaban atas keinginan para petani. Bendungan ini juga akan mengairi 15 ribu hektar lahan cetak sawah baru Namun kita juga harus terus bersinergi," tuturnya.

Menurutnya, bendungan tersebut nantinya mampu menampung sedikitnya 105 juta meter kubik air.

Dia menuturkan, proyek senilai Rp3 triliiun lebih itu juga harus memiliki manfaat besar bagi sektor lainnya. Diantaranya perikanan, air baku PDAM, sumber energi listrik, hingga pariwisata.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved