Breaking News:

Berita Muratara

Korlap Batalkan Aksi Damai Tadi Malam, Masyarakat Terlanjur Berkumpul di PT Lonsum RIE

Masyarakat Desa Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo, Muratara melakukan aksi damai di PT London Sumatera Riam Indah Estate (Lonsum RIE), Jumat (20/8/20

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Masyarakat Desa Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan aksi damai di PT London Sumatera Riam Indah Estate (Lonsum RIE), Jumat (20/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Masyarakat Desa Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan aksi damai di PT London Sumatera Riam Indah Estate (Lonsum RIE), Jumat (20/8/2021). 

Mereka menuntut agar perusahaan tidak melakukan pemanenan buah sawit di lahan yang masih bersengketa. 

Mengingat Bupati Musi Rawas Utara telah mengeluarkan surat tentang penghentian kegiatan panen di areal Hutan Produksi (HP) Lakitan Utara yang bersengketa itu. 

Surat tertanggal 12 Juli 2021 tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama bahwa lahan itu dinyatakan status quo sampai ada penyelesaian terhadap konflik tersebut. 

Perwakilan masyarakat Desa Bina Karya, Muharram mengatakan penetapan status quo oleh Pemkab Musi Rawas Utara untuk mengantisipasi bentrok antara masyarakat dan perusahaan. 

"Pak Bupati membuat status quo itu bukan untuk berpihak kemana-mana bukan. Tapi untuk menjaga agar masyarakat dan perusahaan tidak bentrok, intinya demi keamanan," katanya. 

Menurut dia, baik masyarakat maupun perusahaan tidak boleh memanen sawit di lahan bersengketa sebelum ada penyelesaian antara masyarakat Desa Bina Karya dan PT Lonsum RIE. 

Namun kata Muharram, perusahaan memaksa melakukan pemanenan buah sawit di lahan yang masih bersengketa tersebut sehingga memancing emosi masyarakat. 

"Sudah dibuat status quo, masyarakat tidak boleh panen, perusahaan juga tidak boleh panen. Tapi mereka (perusahaan) maksa panen, artinya mereka memprovokasi masyarakat," katanya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved