Breaking News:

Berita PALI

Warga PALI Buru Daun Sungkai Hingga ke Hutan, Ini Kata Jubir Satgas Covid-19

Warga PALI dihebohkan dengan informasi tentang Daun Sungkai bisa menyembuhkan virus Covid-19. Sontak warga berburu daun sungai hingga ke hutan.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
SRIPOKU/ALAN
Daun Sungkai diburu warga PALI karena dipercaya menyembuhkan Covid 19 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Warga di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihebohkan dengan adanya berita bahwa Daun Sungkai bisa menyembuhkan virus Covid-19.

Sehingga menjadi buruan sebagian besar warga di Bumi Serepat Serasan karena adanya kepercayaan masyarakat akan khasiat daun tersebut yang dapat menyembuhkan virus corona.

Pasalnya, akhir-akhir ini penyebaran virus yang berasal dari Wuhan China ini semakin mengganas di Kabupaten PALI.

"Meski kami tidak terpapar virus corona, namun sebagai antisipasi kami cari daun sungkai sampai ke hutan untuk di rebus dan airnya kami minum untuk sekeluarga." ungkap Sudirman warga Talang Ubi, Senin (26/7/2021).

Menurut Dirman, hebohnya pencarian daun sungkai akibat banyaknya pesan berantai di sosial media yang menyebutkan Daun Sungkai dapat merontokkan virus yang saat ini menjadi wabah global itu. 

"Katanya manfaat daun sungkai dapat mengobati Covid-19. Jadi, kami rela mencari agar keluarga kami terhindar dari penyebaran virus yang saat ini kian marak," katanya.

Senada, Ujang warga Kelurahan Handayani Mulya mengaku rela mencari Daun Sungkai sampai ke hutan.

Berdasarkan itu, warga lain ikut-ikutan heboh memburu daun yang selama ini tidak ada harganya itu. 

Bahkan ada salah satu akun di sosial media yang terang-terangan menjual daun sungkai per ikat.

Baca juga: Belum Ditahan, Kejari PALI Buru Aset Tiga Tersangka Kasus Normalisasi Sungai Abab

Tentu saja, respon warga net pun menyambut dan alhasil akun tersebut dibanjiri pemesan. 

"Kami pesan via online yang diunggah salah satu akun milik warga di Pendopo ini. Sebab, meski tidak sulit mendapatkannya, namun kami takut untuk keluar rumah akibat wabah covid-19 di PALI yang makin meluas. Terlebih pemerintah memberlakukan PPKM mikro dan membatasi warga untuk keluar rumah," katanya.

Menyikapi fenomena itu, Juru bicara Satgas covid-19 PALI, dr Zamir mengingatkan warga agar tidak sepenuhnya mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas apalagi mengesampingkan protokol kesehatan akibat terlalu yakin akan khasiat daun sungkai. 

"Boleh-boleh saja mencoba obat herbal, tapi yang terpenting adalah patuhi protokol kesehatan. Jangan sampai terlalu yakin dengan obat herbal atau khasiat dedaunan lantas mengabaikan prokes yang imbasnya malah menambah masalah," ujarnya. (SP/REIGAN)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved