Breaking News:

Menuju Herd Immunity

Bentuk Herd Immunity, Pemerintah Pusat Bangun Formula Vaksin, Sehari Bisa Vaksinasi 2 Juta Warga

Pemerintah pusat sedang membangun formula, dan dalam satu hari bisa melakukan vaksinasi kepada 1,5 hingga 2 juta bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Kamaruddin saat memberikan bingkisan kepada warga yang telah mengikuti vaksinasi di Mapolres Ogan Komering Ilir, Sabtu (17/7/2021) pagi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Setelah berhasil melakukan uji coba vaksinasi satu juta vaksin perhari pada 26 Juni lalu, kali ini pemerintah pusat sedang membangun formula, dan dalam satu hari bisa melakukan vaksinasi kepada 1,5 hingga 2 juta bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Hal ini disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri melalui Karo Ops Kombes Pol Kamaruddin saat meninjau kegiatan Gerai Vaksinasi Presisi Polres Ogan Komering Ilir, Sabtu (17/7/2021) pagi.

"Sekarang sedang dibangun formula, supaya bagaimana dalam satu hari bisa melakukan vaksinasi kepada 1,5 bahkan 2 juta orang. Dan mudah-mudahan, hal tersebut bisa membentuk Herd Imunity atau kekebalan kelompok," ungkapnya kepada awak media.

Ditambahkannya, sebelumnya pemerintah sudah membuat formasi dan sudah di uji coba melakukan vaksinasi satu juta per hari di seluruh Indonesia. Kenyataannya bisa dilakukan bahkan melebihi target dengan mencapai 1,3 juta vaksin.

"Menurut ahlinya, kalau 40 sampai 67 persen yang sudah divaksin, itu sudah bisa membentuk kekebalan kelompok atau Herd Imunity. Dan kita targetnya di atas 70 bahkan 100 persen. Namun, sekarang ini masih baru 20 sampai 30 persen," jelasnya.

Selain itu, maksud kedatangan mereka ke Polres OKI, untuk meninjau dan menginisiasi sekaligus memberikan semangat kepada anggota khususnya tenaga kesehatan (nakes), dan masyarakat untuk cepat berpartisipasi melakukan vaksinasi.

"Tidak hanya itu kami meninjau, juga ingin menganalisa, dan mengevaluasi bagaimana pelaksanaan vaksinasi di tingkat Polres dan di gerai-gerai yang dibangun di kantor polisi," ujarnya.

Dikatakannya lagi, ia berharap kepada masyarakat kalau ada koreksi atau saran agar disampaikan kepada Polres OKI, supaya bisa memperbaikai hal-hal yang kurang.

"Kalau vaksinasi ini membawa manfaat yang baik, beritahukan kepada kawan-kawan yang lain untuk tidak perlu takut vaksinasi. Memang vaksinasi bukan obat, tetapi akan membentuk imun atau daya tahan tubuh supaya tidak diterobos oleh Covid-19," tuturnya.

Baca juga: KOTI Pemuda Pancasila Prabumulih Semprot Disinfektan Seluruh Jalan, Prihatin Covid dan Zona Merah

Baca juga: Pasien Isoman Lubuklinggau Dikirimi Masakan Istri Walikota Hj Yetti Prana, Lauknya Ayam Goreng

Sementara itu, salah satu masyarakat yang ikut kegiatan tersebut yakni, Jang em warga Desa Sri Geni, Kecamatan Kayuagung mengaku kalau divaksin tidak terlalu sakit atau hanya terasa biasa-biasa saja.

"Dan saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Polres OKI kepada kami yang ikut vaksin. Sebenernya saya ikut karena covid-19 sekarang sudah melonjak dan buat berjaga-jaga saja," pungkasnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved