Lifestyle
Daftar Penyakit di Gunung Yang Mengintai Para Pendaki, Begini Cara Mengatasinya, Waspada
Dalam mendaki gunung jika tidak hati-hati maka akan berbahaya salah satu bahaya yang mengintai adalah penyakit gunung
Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM-Mendaki gunung saat ini sudah populer terutama di kalangan muda.
Saat mendaki gunung benar-benar beda sensasi yang kita rasakan.
Meskipun lelah tetapi saat mencapai puncak gunung akan terasa nikmatnya melihat pemandangan tertinggi.
Tetapi dalam mendaki gunung jika tidak hati-hati maka akan berbahaya.
Salah satu bahaya yang mengintai adalah penyakit gunung, Rabu(14/7/2021).
Berikut ini adalah nama penyakit gunung yang sering menyerang pendaki gunung pemula maupun professional.
1. Altitude Sickness.
(Eigeradventure.com)
Altitude Sickness adalah penyakit ketinggian saat pendaki terlalu cepat mendaki di ketinggian tertentu.
Yang dirasakan adalah sakit kepala dan sesak nafas.
Saat ketinggian 2000 meter udara mulai menipis terutama oksigen.
Hal itulah yang menyebabkan terjadinya Altitude Sicknes.
Oleh karena itu agar tidak terkena Altitude Sickness harus dilakukan aklimatisasi atau berdiam diri di ketinggian tertentu hingga 2 hari.
Kemudian melanjutkan pendakian gunung yang lebih tinggi.
Baca juga: Filosofi Mendaki Gunung yang Berkaitan Dengan Kehidupan Sehari-Hari, Berikut Penjelasannya
Baca juga: Lima Langkah Efektif Untuk Memperkuat Kaki Saat Mendaki Gunung
2. Hipotermia.
Salah Satu Yang Harus Dilakukan Adalah Menganti Pakaian Basah Dengan Pakaian kering.
(instagram slametmountain)
Penyakit Hipotermia adalah kondisi tubuh yang mengalami penurunan hingga dibawah 34 derajat celcius.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/penyakit-gunung-yang-mengintai-para-pendaki.jpg)