Breaking News:

Berita Palembang

Pandemi Angka Kematian Penyintas Kanker di Sumsel Meningkat, Ini Penyebabnya

Meningkatnya angka kasus kematian penyintas kanker ini dikarenakan ketakutan dan kendala bagi penderita untuk melakukan pengobatan di masa pandemi.

DOK. HUMAS PEMPROV SUMSEL
CISC Sumsel, Leni Mardiana dan rombongan foto bersama Gubernur Sumsel, H Herman Deru usai audensi di ruang tamu gubernur, Senin (5/8/2019) lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pandemi covid-19 yang melanda dunia sudah setahun lebih membuat dampak besar bagi semua lini. Termasuk juga para penderita atau penyintas kanker yang ada di Sumsel.

Ketua Cancer Information and Support Center Association (CISC) Sumsel, Leni Mardiana mengatakan selama pandemi ini kasus kematian penyintas kanker di Sumsel meningkat.

"Untuk data kita memang tak bisa bicara namun ada peningkatan kasus kematian bagi penyintas ini," ujarnya, Selasa (8/6/2021).

Ia mengatakan meningkatnya angka kasus kematian penyintas kanker ini dikarenakan adanya ketakutan dan kendala bagi penderita untuk melakukan pengobatan di masa pandemi.

"Saat pandemi awal itu banyak pasien ini yang tidak berani datang ke rumah sakit karena takut juga terpapar," jelasnya.

Lalu, ditambah lagi yang dari luar daerah kota Palembang terkendala untuk harus melalukan swab.

"Terutama yang dari daerah ini kan sulit, repot kalau harus datang ke Palembang pakai swab , inilah yang membuat kendala mereka belum lagi memikirkan cost lainnya," ungkap dia.

Sehingga para penyintas yang keadaanya drop sehingga semakin drop dan penyakitnya menyerang ke bagian-bagian lainnya.

"Belum lagi ditambah tingkat stres yang meningkat mempengaruhi kesehatan bagi para penyintas ini," bebernya.

Karena itu, selama pandemi juga pihaknya juga memang membatasi pendampingan bagi penyitas kanker ini yang berobat.

Halaman
12
Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved