Breaking News:

Larangan Mudik

Kunjungi Pos Penyekatan, Wako Pagaralam Titipkan Pesan Penting Ini

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni bersama jajaran serta Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIk MH mengunjungi semua Pos Penyekatan di Pagaralam.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
SRIPOKU/WAWAN
Walikota Pagaralam Alpian Maskoni bersama Kapolres AKBP Dolly Gumara SIK MH saat mengunjungi pos penyekatan di Pagaralam, Selasa (11/5/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Sejak 6 Mei 2021 kemarin Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam bersama Polres Pagaralam telah mengaktifkan pos penyekatan bagi para pemudik yang membandel masih melakukan mudik ke daerah asal mereka.

Untuk mengetahui langsung kondisi di Pos Penyekatan yang ada disejumlah pintu masuk dan keluar Kota Pagaralam, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni bersama jajaran serta Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIk MH mengunjungi semua Pos Penyekatan yang ada.

Pantauan  Selasa (11/5/2021) Wako Pagaralam mengunjungi semua pos penyekatan dengan menggunakan Motor Sport miliknya.

Hal ini juga diikuti oleh sejumlah kepala OPD serta Kapolres Pagaralam.

Baca juga: Terobos Pos Penyekatan Mudik, Bus Marlin Dikandangkan Sat Lantas Pagaralam

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengatakan, pihaknya bersama Kapolres sengaja mengunjungi semua pos penyekatan untuk melihat langsung kondisi disetiap Pos Penyekatan yang ada di Pagaralam.

"Kita selain memberikan bantuan makanan disemua Pos Penyekatan kita juga ingin melihat langsung kondisi disini bagaimana petugas melakukan penyekatan setiap kendaraan umum yang akan masuk dan keluar di Pagaralam," ujarnya.

Saat berada di Pos Penyekatan, Wako memberikan pesan kepada semua petugas untuk tetap melakukan pendekatan yang humanis kepada setiap masyarakat yang akan masuk dan keluar Kota Pagaralam.

"Hal ini sangat penting, karena pendekatan yang humanis dengan penjelasan yang logis akan membuat pemudik mengerti dengan aturan yang sedang diterapkan ini," kata Wako.

Dirinya juga meminta petugas untuk dapat melihatkan kelengkapan pemudik seperti syarat antigen, pengukuran suhu serta alat kelengkapan lainnya.

"Kita harus tetap mengutamakan yaitu bagaimana hak rakyat itu terpenuhi dan tidak ada yang dirugikan," tegasnya.

Baca juga: Kasus Baru Mendominasi Penambahan Warga Terpapar Covid-19 di Pagaralam

Sementara Kapolres Kota Pagar Alam AKBP Dolly Gumara SIk mengatakan, sejauh ini sejak sudah sebanyak 8 kendaraan, bahkan ada supir travel gelap yang disuruh putar balik.

"Kita tegaskan bahwa tidak ada kelonggaran bagi mereka yang berasal dari luar yang akan masuk ke Pagaralam. Kita sudah siapkan sanksi tegas berupa putar balik yang merupakan sanksi paling tinggi, dan kalau tetap ngeyel maka bisa dilanjutkan dengan tilang," tegasnya (SP/Wawan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved