Breaking News:

Larangan Mudik Sumsel

Akal-Akalan Sopir Travel Nakal Lewati Perbatasan Lubuklinggau-Bengkulu, Penumpang Disuruh Naik Ojek

Setelah semua penumpangnya melintasi pos sekat perbatasan, mobil travel tersebut kembali melintas, petugas yang telah curiga langsung memberhentikan.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Sopir travel jurusan Bengkulu Provinsi Jambi berupaya mengelabui petugas di pos penyekatan perbatasan antara Kota Lubuklinggau Provinsi Sumsel dengan Provinsi Bengkulu, Minggu (9/5/2021) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Seorang sopir travel jurusan Bengkulu Provinsi Jambi berupaya mengelabui petugas di pos penyekatan perbatasan antara Kota Lubuklinggau Provinsi Sumsel dengan Provinsi Bengkulu.

Travel Toyota Avanza dengan plat nomor polisi BG 1508 DQ tersebut coba mengelabui petugas pos sekat dengan cara menyeberangkan penumpangnya ke Lubuklinggau dengan menumpang tukang ojek.

Namun, petugas jaga di pos sekat Kelurahan Watas Lubuk Durian Kecamatan Lubuklinggau Barat I dengan Desa Tanjung Sanai Kecamatan Padang Ulak Tanding Kabupaten Rejang Rebong Provinsi Bengkulu jeli, hingga aksi sopir travel tersebut ketahuan.

Berdasarkan informasi dikutif dari instagram Polantas Lubuklinggau, kejadian Minggu (9/5/2021) malam ini bermula saat mobil travel warna putih terjaring petugas di pos penyekatan dengan membawa penumpang hendak menuju Provinsi Jambi.

Namun, setelah diputar balikkan petugas
sopir travel tersebut tak kehabisan akal, ia malah menaikan penumpangnya ke tukang ojek dan disuruh menunggu di salah satu rumah makan di Kota Lubuklinggau.

Supaya tak menimbulkan kecurigaan petugas saat melintasi perbatasan, para penumpang tidak membawa barang, barang -barang mereka tetap ditinggal di dalam mobil travel.

Setelah semua penumpangnya melintasi pos sekat perbatasan, mobil travel tersebut kembali melintas, petugas yang telah curiga langsung memberhentikannya.

Setelah diberhentikan, sopir travel mengelabui petugas dengan mengaku bila penumpangnya telah diturunkan dan kembali ke Bengkulu dengan menumpang mobil lainnya.

Sementara sang sopir beralasan akan pulang ke Jambi. Karena curiga akhirnya petugas melakukan pemeriksaan, ternyata didalam bagasi mobil petugas menemukan barang-barang milik penumpang.

Petugas pun langsung menginterogasi sopir travel, setelah sempat berkelit akhirnya sopir mengakui bila seluruh penumpangnya telah disuruh melintas dengan naik ojek menunggu di rumah makan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved