Breaking News:

Berita Palembang

Pemkot Gelontorkan Rp 3 Miliar Bayar Tunggakan Insentif RT/RW, Ini Syarat Pencairan

Selama ini banyak yang tidak menyerahkan laporan kinerjanya ke Kelurahan, makanya insentifnya tidak bisa dicairkan. Aturannya seperti itu.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/RAHMA LIYAH
Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menjelaskan Pemkot Palembang menggelontorkan Rp 3 miliar untuk insentif RT/RW. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang mengingatkan kembali agar mereka yang menjabat RT/RW untuk membuat laporan kinerja setiap bulannya, sebagai syarat untuk pencairan insentif.

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menyebutkan bahwa selama ini masih banyak RT/RW yang tidak menyerahkan laporan kinerjanya sebagai bentuk pertanggungjawaban ketika menerima insentif.

"Selama ini banyak yang tidak menyerahkan laporan kinerjanya ke Kelurahan, makanya insentifnya tidak bisa dicairkan. Aturannya seperti itu inilah yang membuat adanya keterlambatan pembayaran," ujarnya, Selasa (4/5/2021).

Fitrianti menjelaskan setiap RT RW di Palembang mendapatkan dana operasional yang seharusnya mereka bisa menggambarkan kinerja apa saja yang telah dilakukan. "Laporan inilah yang diserahkan ke kami untuk pencairan. Karena ada keterlambatan dari RT/RW mempengaruhi proses pembayaran. Keterlambatan satu orang saja bisa mempengaruhi yang lain," katanya.

Lanjut Fitri, ketika semua RT RW dalam satu kelurahan/kecamatan lengkap maka proses pengajuan untuk pembayaran insentif bisa dilakukan segera. Sebagai contoh, di Kecamatan Sukarami yang semua RT/RW telah menyampaikan hasil kinerjanya sehingga pembayaran insentif selama empat bulan yang sempat tertunda bisa langsung dibayarkan hingga kurun waktu April 2021.

"Jadi langsung empat bulan dibayarkan, tapi ada juga yang belum lengkap seperti Ilir Timur I yang belum lengkap sehingga tak bisa dibayarkan," ujarnya.

Akhirnya setelah sempat menunggak pembayaran insentif bagi ribuan RT/RW di Palembang selama hampir empat bulan, Pemkot Palembang mengaku jika dana insentif senilai Rp 600 ribu perbulan bagi RT/RW telah dibayarkan.

Kepala BPKAD Kota Palembang, Zulkarnain menjelaskan dari 18 Kecamatan keuangan daerah telah membayarkan insentif RTRW di 17 kecamatan.

Dengan total dana yang dibayarkan mencapai Rp 3 Miliar untuk pembayaran selama tenggat waktu Januari-April 2021.

"Tapi ini beragam, ada yang baru dibayarkan dua bulan, tiga bulan dan ada yang sudah empat bulan. Kami masih menunggu Ilir Timur I untuk menyampaikan laporannya, katanya mereka akan segera mengusulkan," katanya.(sp/Yak)

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved