Breaking News:

Berita Palembang

Cara PKB Fokus Gaet Pemilih Millenial, Bagikan 5000 Takjil Gratis ke Masyarakat

Total ada lima 5.000 takjil yang kita bagi-bagikan hari ini yang rutin setiap Ramadhan dilaksanakan. Di samping itu sebagai wujud dan rasa syukur.

TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus melakukan pembenahan, terutama menggaet atau merangkul pemilih millenial khususnya pemula. Selama Ramadan membagikan 5.000 takjil. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Meski pemilu 2024 masih lama, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus melakukan pembenahan, terutama menggaet atau merangkul pemilih millinial khususnya pemula.

Sekretaris Fraksi PKB di DPRD Sumsel M Oktafiansyah mengatakan, upaya menggaet anak muda menjadi tantangan bagi partai-partai berbasis Islam selama ini. Mengingat PKB perlu orang muda yang berpengalaman di bidang politik dan memiliki modal sosial.

Salah satunya, PKB yang memiliki badan otonom yang peduli terhadap kaum muda, Garda Bangsa (Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa) dan punya Gema Saba (Gerakan Masasiswa Satu Bangsa), yang anggotanya para pemuda, mahasiswa dan pelajar, siap menampung aspirasi kaum muda.

"Kita ingin masyarakat lebih mengenal PKB kedepan, dengan peningkatan popularitas khususnya kaum millenial dengan menarik pemilih pemula yang ada kedepan" kata M Oktafiansyah sekaligus Ketua DKW Garda Bangsa Sumsel, disela- sela pembagian Takjil gratis di Simpang Lima DPRD Sumsel, Senin (3/5/2021).

Ia sendiri optimistis partainya dapat menggaet pemilih pemula kedepan, dengan sarana aktualisasi politik orang-orang muda, dalam kegiatan sosial, termasuk juga melalui sosial media.

Diterangkan anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini, dalam pembagian takjil gratis itu sendiri diberikan kepada pengemudi kendaraan roda empat dan roda dua yang melintasi ruas jalan Simpang Lima DPRD Sumsel dan sekitarannya dengan melibatkan tak kurang dari 20-an relawan yang merupakan anggota Garda Bangsa dan Gemasaba.

"Total ada lima 5.000 takjil yang kita bagi-bagikan hari ini yang rutin setiap Ramadhan dilaksanakan. Di samping itu sebagai wujud dan rasa syukur kira masih bisa melaksanakan ibadah puasa ramadhan tahun ini meski masih dalam suasana pandemi Covid-19," sebut Oktaviansyah.

Tak hanya bagi-bagi takjil kesempatah itu juga digunakan untuk mengingatkan kepada setiap pengendara agar tetap mengutamakan prokes dengan menerapkan 3M. Menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar terhindar dari Covid-19.

"Ya, tadi juga sekalian kita tetap mengingatkan prokes karena saat ini Palembang khususnya kembali ke zona merah Covid-19," ungkap Oktafiansyah.

Baca juga: Mudik Lokal di Sumsel Dilarang, Bupati OKU Timur Lanosin:Dari Hati Paling Dalam Ingin Sekali Mudik

Baca juga: Pemkot Palembang Tiadakan Salat Ied Fitri 1442 H, Ini Respon Pengurus Masjid Agung Palembang

Selain Simpang Lima DPRD Sumsel, bagi-bagi takjil DKW Garda Bangsa dan Gemasaba juga dilaksanakan di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Palembang secara serentak.

Senada disampaikan Ketua DPW Gemasaba Sumsel, Dodi Hariyadi yang mengatakan bahwa kegiatan pembagian Takjil ini merupakan bentuk kecil kepedulian kepada masyarakat untuk berbagi.

” Ini merupakan bentuk kecil kepedulian kami sebagai organisasi kepedulian kepada masyarakat, ini adalah bakti kami kepada negeri sebagai organisasi kepedulian di saat Pandemi, Indonesia Kuat Jika Bersama”, pungkasnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved