Breaking News:

Takut Dijauhi, Alasan Pelaku di Bawah Umur Putuskan Ikut Lakukan Begal di Palembang

Tiga tersangka pelaku begal dengan modus tawuran ternyata masih di bawah umur yakni MR (17) warga Jalan Inspektur Marzuki,

M ARDIANSYAH
Keenam tersangka begal modus tawuran saat diamankan di Polda Sumsel, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tiga tersangka pelaku begal dengan modus tawuran ternyata masih di bawah umur yakni MR (17) warga Jalan Inspektur Marzuki, YS (15) warga Jalan Sukarela, dan DM (16) warga Jalan Perjuangan Palembang.

Dari pengakuan mereka, bila mereka mau ikut begal dengan modus tawuran karena bila tidak ikut maka akan dijauhi yang lain. Karena takut dijauhi, mereka mau ikut ketika diajak untuk begal. 

Sedangkan tiga pelaku lain yakni Adrisa Mura (18) warga Jalan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, M Rama (18) warga Jalan Srijaya Kecamatan AAL Palembang, Joni Iskandar (18) Jalan Pengadilan, Kecamatan Sukarami Palembang juga ikut diamankan. 

Keenam pelaku ditangkap di kediaman masing-masing usai korban yang masih berstatus pelajar melapor ke polisi karena di begal oleh kawanan yang berjumlah 15 orang.

Tersangka MR yang masih di bawah umur ini, malah mendapat tugas mengancam korbannya dengan menggunakan senjata tajam jenis pedang ke arah korban.
Tujuannya, agar korban tak dapat berbuat banyak dan hanya pasrah saat motor miliknya dilarikan para pelaku lainnya. 

Tersangka Joni mengaku, bila rombongan mereka ini di ketuai Lekat (DPO). Lekat mengajak mereka untuk berkeliling kota Palembang sesudah melaksanakan salat tarawih. Sekitar 15 orang dengan 10 motor, mereka berkeliling untuk mencari mangsa. 

"Semuanya Lekat yang mengatur. Setelah beraksi juga, kami Berkumpul di rumah Lekat yang jadi basecamp kami. Barulah motor hasil begal dijual dan hasilnya dibagi sesuai peran," kata Joni.  bersama-sama.

Joni mengaku, sebetulnya ia tidak mau ikut. Namun,  karena tidak enak menolak ajakan teman-teman dan akan dijauhi, makanya ia mau ikut beraksi.

Hal serupa juga diungkapkan MR remaja bawah umur yang turut diamankan.

"Sebenarnya tidak mau ikut, tapi nanti dijauhkan teman kalau tidak ikut. Terpaksa ikut, tugas aku yang mengancam korban pakai pedang," kata MR.

Wadir Krimum Polda Sumsel, AKBP Tulus Sinaga didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol Christoper Panjaitan dan Kanit 1 AKP Willy Oscar mengatakan aksi para pelaku dilakukan dengan mencari korban dengan berkeliling.

Para pelaku pun bahkan sempat mengeluarkan senjata tajam jenis pedang untuk menakuti korban. Korban yang ketakutan dan kalah jumlah pun harus merelakan sepeda motor miliknya dibawa kabur oleh kawanan pencuri.

"Para pelaku ini melihat terlebih dahulu korbannya, setelah mengetahui korbannya lengah pelaku langsung beraksi. Dari keterangan para pelaku aksi tersebut baru dilakukan sebanyak 2 kali," kata Tulus.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun penjara.

 
 

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved