Breaking News:

Berita Palembang

May Day 2021, BPJamsostek Sumbagsel Bagi 500 Paket Sembako ke Buruh, Ini Harapan Pekerja

Peringatan Hari Buruh tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, selain pemberian paket sembako juga memberikan manfaat langsung kepada peserta

TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI
Penyerahan sembako secara simbolis dilakukan Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Sumbagsel diwakili Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan, Zulkarnain Mahading, Sabtu (1/5/2021) kepada perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh Sumatera Selatan di dampingi Kadisnaker Sumsel, Koimudin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - BPJamsostek Kantor Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), menyerahkan bantuan sebanyak 500 paket sembako kepada buruh dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2021.

Penyerahkan sembako secara simbolis dilakukan Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Sumbagsel diwakili Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan, Zulkarnain Mahading, Sabtu (1/5/2021) kepada perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh Sumatera Selatan di dampingi Kadisnaker Sumsel, Koimudin.

"Kegiatan ini, di samping memperingati Hari Buruh internasional juga untuk meningkatkan engagement dengan serikat pekerja atau serikat buruh serta sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Juga sebagai wujud kepedulian, apresiasi serta memberikan manfaat langsung kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Zulkarnain.

Ia mengemukakan, bantuan bahan pokok kepada serikat buruh tersebut berisikan beras premium 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula 1 kilogram, 1 kg terigu, 1 botol sirup dan 3 bungkus mie instan.

Zulkarnain mengatakan peringatan Hari Buruh tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, selain pemberian paket sembako juga memberikan manfaat langsung kepada peserta berupa penyerahan santunan Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Beasiswa.

"Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada seluruh pemberi kerja yang telah mendaftarkan seluruh pekerjanya, sehingga anak-anak pekerja yang meninggal dunia dapat terus melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi," ujarnya.

Baca juga: Polres Ogan Ilir Gelar Pembacaan Yasin dan Doa Bersama Guna Kelancaran Harkamtibmas

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel Koimudin mengucapakan selamat hari May Day kepada pekerja buruh di sumsel, dan dikatakannya Pemprov ingin menjadikan pekerja di Sumsel untuk menjadi tuan rumah diwilayah sendiri. Ini sesuai dengan Perda perlindungan buruh yang ada selama ini.

"May Day memiliki fakta mendalam dan arti besar, diharapkan sebagai momentum dalam komitmen membangun hubungan industrial yang baik antara pekerja dengan dunia usaha atau perusahaan, sehingga hak- hak pekerja diakui," tukasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Konferedasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumsel Abdullah Anang, menyatakan jika saat ini banyak buruh terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) ditengah pandemi Covid-19 dan diperlukan kebijakan pemerintah yang pro ke pekerja.

"Kita harapkan ada dialog sosial, dan minta kepada pemerintah dapat perkuat kembali lembaga repatri agar forum ini bisa tanggulangi keadaan ini. Terakhir di tahun 2020 dalam hal upah, kita minta berikan pengertian kepada gubernur untuk menaikkan UMP," bebernya.

Ia pun memastikan jika organisasi serikat pekerja yang ia pimpin, tetap konsisten dalam memperjuangkan hidup layak pekerja buruh yang ada. Hal ini terlihat dari sikap pihaknya, akan penolakan UU Cipta Kerja yang ada saat ini.

"Soal UU Cipta Kerja, kami tetap konsisten dari awal menolak. Menurut kami banyak hak- hak pekerja dsngan memaklumi tujuan untuk menarik sebesar- besarnya investor yang ada," pungkasnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved