Breaking News:

Berita Palembang

Gery Iskandar Jabat Ketua Sumsel, Pemuda Panca Marga, Tegaskan Tidak Ada Dualisme

Kalau ada yang mengatakan kalau PPM itu mandiri, maka bisa dikatakan itu bohong. Sebab dari awal terbentuk dan embrio PPM berasal dari LVRI.

TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI
Ketum PP PPM, Bertho Izaak Doko melantik pengurus PD PPM Sumsel di dalam Gedung LVRI Sumsel. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang sempat vakum beberapa tahun terakhir, kini sudah memiliki ketua dan pengurus baru periode 2020-2025yang diketuai Gery Iskandar.

Ketua Umum DPP PPM Munaslub 7-9 September, Bertho Izaak Doko sendiri mengungkapkan, isu dualisme yang terjadi di tubuh PPM yang marak saat ini, dibantah dengan keras dan ditanggapi secara dingin.

Menurutnya, tidak ada namanya dualisme tersebut. Pasalnya yang ada itu satu PPM, yakni di bawah langsung kepemimpinannya, sehingga dengan adanya hal tersebut, perlu dilakukan pembekuan terhadap PPM yang saat ini mengaku-aku tersebut.

" ecara tegas dan lugas, dinyatakan bahwa hingga sekarang ini tidak akan pernah ada dualisme. Yang ada cuma satu, yakni PPM yang dipimpinnya ini. Jadi kalaupun ada, itu cuma mengakui saja. Keberadaan PPM juga awalnya dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Yang Panca Marga ini sendiri merupakan ideologi dan falsafah yang ada di LVRI. Sehingga ini sudah jelas, kalau LVRI dan PPM hubungannya itu seperti ayah dan anak tidak terpisah," ungkap Ketum PP PPM, Bertho Izaak Doko ditemui usai melantik pengurus PD PPM Sumsel di dalam Gedung LVRI Sumsel.

Oleh karena itu, merujuk pada AD/ART dari PPM sendiri, tidak ada disebutkan bahwa keberadaan PPM itu mandiri. Hal ini, pasalnya cikal bakal terbentuk PPM ini dari LVRI yang hendak bentuk oragnisasi dan wadah diperuntukkan bagi anak keturunan dari LVRI tersebut sekaligus juga melaksanakan serta ikut mengamalkan Panca Marga tadi dalam kehidupan sehari-hari.

"Kalau ada yang mengatakan kalau PPM itu mandiri, maka bisa dikatakan itu bohong. Sebab dari awal terbentuk dan embrio PPM berasal dari LVRI dari seluruh Indonesia. Namun begitu, saya juga selaku warga negara yang baik ini juga akan melakukan upaya hukum dan ajukan banding terkait putusan dari PN Jakarta Timur yang menolak gugatannya tersebut. Walaupun begitu hingga saat ini, seluruh Indonesia juga sudha terbentuk kepengurusan di 23 provinsi," ungkapnya diamini Ketua PD LVRI Sumsel, Drs Ramses Nababan dan Wantimda PPM Sumsel, Firdaus Yusuf.

Baca juga: PPDB SD dan SMP di Palembang Digelar Online, Ini Kendala yang Ditemukan Sekolah

Baca juga: Febrita Lustia Herman Deru Bocorkan Baju Seragam Untuk Lebaran Idul Fitri 1442 Tahun Ini

Sementara itu, Ketua PD PPM Sumsel, Gery Iskandar mengatakan, saat ini ada beberapa program yang sedang dipersiapkan. Mulai dari konsolidasi di tingkat Kabupaten/Kota se-Sumsel. Selain itu juga, yang menjadi prioritas lainnya terkait keberadaan Kantor LVRI yang jauh dari kata layak dan beberapa bagian yang perlu diperbaiki. Tidak itu saja, keberadaan makam pahlawan di kabupaten/kota juga menjadi tugas untuk diperbaiki.

" Tahap awal, kita lakukan konsolidasi pascavakum selama ini. Adapun untuk program sendiri, diantaranya dengan perbaikan Kantor LVRI dan jua Makam Pahlawan yang ada selama ini. Yang mana, kondisinya sudah sangat perlu untuk dibongkar dan diperbaiki. Selain dari PPM dan LVRI sendiri, maka kita juga akan gandeng pemerintah daerah setempat untuk pembangunan dan jua perbaikannya. Total saat ini, sudah belasan pengurus terbentuk di tingkat Kabupaten/Kota se-Sumsel," pungkas Gery.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved