Breaking News:

Berita Palembang

Enam Eks Napi Teroris Mengaku Sudah 100 Persen NKRI, Masih Sulit Cari Kerja

Sudah terbentuk yayasan namanya Pelita Bersatu Indonesia yang pengurusnya merupakan para eks narapida teroris.

The Guardian
Meski sudah 100 persen NKRI, enam eks narapidana kasus terorisme di Sumsel mengaku kesulitan mencari pekerjaan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri bersilahturahmi dengan enam orang mantan narapidana teroris.

Enam orang mantan napidana teroris yakni Abdurrahman Taib, Heri Purwanto, Add-in Agus Riyanto, Ani Sugandi, Ki Agus Muhammad Toni, dan Ali Mashudi.

Abdurrahmad Taib mengucapkan terima kasih atas silahturahmi yang dilaksanakan Kapolda terhadap mereka.

Silaturahmi Ini, lanjut Abdurrahman adalah langkah awal yang baik untuk kegiatan selanjutnya. Langkah selanjutnya, setelah bebas perbaikan ekonomi keluarga, meskipun belum baik betul, tetapi bertahap sudah lebih baik.

"Sudah terbentuk yayasan namanya Pelita Bersatu Indonesia yang pengurusnya merupakan para eks narapida teroris. Kami yang hadir di sini sudah NKRI 100 persen, sudah Merah Putih," katanya.

Sedangkan Ali Mashudi, mengungkapkan bila dirinya pada bulan Januari pernah melamar pekerjaan di PT Wilmar yang bergerak di bidang sawit.

"Sudah dibantu pengawas melekat saya, tetapi tetap belum diterima. Sepertinya, eks narapidana teroris seperti kami ini sulit sekali mencari pekerjaan. Kami minta bantuan kepada Bapak Kapolda, agar bisa mendapatkan pekerjaan," ungkapnya.

Sedangkan Ani Sugandi mengutarakan, bila ia sudah mempunyai pondok pesantren di Desa Bumiarjo Kecamatan Lempuing OKI.

"Masuk tanpa biaya alias gratis, sampai dengan saat ini masih mencari siswa yang tidak mampu untuk bersekolah di pondok pesantren kami ini," katanya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri menuturkan,
sebelumnya ia sudah pernah melaksanakan silaturahmi di tempat keluarga eks narapidana teroris di Kebun Bunga. Kali ini, dilaksanakan dengan eks narapidana teroris di Mapolda Sumsel secara langsung.

"Silaturahmi ini dilakukan pada bulan yang baik, kepada mereka saya menyampaikan jangan ragu-ragu bila perlu bantuan silahkan hubungi bawaskat. Mudah mudahan silaturahmi ini menjadi lebih erat, tidak ada agenda agenda tersembunyi. Karena manusia harus bermanfaat kepada manusia yang lainnya, apalagi dibulan suci ramadan ini," ungkap jenderal bintang dua ini.

Kapolda juga menyampaian program-program Polda Sumsel antara lain Mang PDK Jero dalam menanggulangi Narkoba kepada mantan narapidana teroris. Selain itu, Kapolda Sumsel juga memberikan bantuan dan bingkisan sebagai bentuk tali asih kepada para eks narapidana teroris.

"Diharapkan dengan terjadinya silaturahmi antara Polda Sumsel dengan para mantan narapidana teroris yang ada di wilayah Polda Sumsel, dapat membantu Polda Sumsel untuk mencegah masuk dan berkembangnya paham Intoleransi, radikalisme dan terorisme ditengah-tengah masyarakat," pungkasnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved