Breaking News:

Berita Kriminal OKU Timur

Pencuri Pecahkan Kotak Amal Masjid di OKU Timur, Bawa Kabur Uang, Aksinya Terekam CCTV

Ada warga yang ke masjid lalu melihat bahwa kotak amal sudah pecah dan uangnya sudah tidak ada lagi.

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Vanda Rosetiati
TANGKAP LAYAR
Tangkapan layar rekaman CCTV aksi pencurian uang kotak amal di Masjid Nur Hidayah Desa Raman Jaya Belitang II OKU Timur, Senin (29/3/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Viral di Media Sosial Facebook aksi pencurian uang kotak amal masjid terekam kamera CCTV, pencuri memecahkan kotak amal.

Dari informasi yang diperoleh, aksi pencurian itu terjadi di Masjid Nur Hidayah Desa Raman Jaya Belitang II Kabupaten OKU Timur pada Senin (29/3/2021).

Di video rekaman CCTV tersebut terlihat bahwa diduga pelaku menggunakan motor honda beat warna putih biru dengan jaket biru dan helm hitam.

Dari rekaman tersebut terlihat pelaku masuk ke dalam masjid dengan membuka gerbang masjid yang saat itu tidak terkunci.

Yuda warga Desa Raman Jaya menjelaskan, aksi pencurian itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

"Pencurian itu sebelum ashar, memang pada saat itu masjid sedang sepi," kata Yuda saat dikonfirmasi. Selasa (30/3/2021).

Dijelaskan Yuda, bahwa aksi pencurian itu terungkap ketika ada warga yang pergi ke masjid lalu melihat kotak amal masjid yang berada di dalam masjid sudah pecah berserakan.

"Ada warga yang ke masjid lalu melihat bahwa kotak amal sudah pecah dan uangnya sudah tidak ada lagi. Setelah kami cek lagi dengan CCTV, orang terakhir yang ke masjid itu adalah orang yang menggunakan motor beat itu sehingga kami yakin orang itu pelakunya," katanya.

Baca juga: Modus Berpura-Pura Bertanya, Jambret Rampas Kalung Emas Korban, Ditangkap

Baca juga: Jalur Pendakian Dempo Ditutup, Berlaku Hari Ini Hingga Batas Waktu Tak Ditentukan, Ini Penyebabnya

Diketahui dugaan aksi pencurian itu terekam CCTV rumah warga yang berada di depan masjid.

"Kalau kerugian itu sebenarnya sedikit, tapi yang kita tidak senang itu masalahnya pencurian itu dilakukan di tempat ibadah," ungkapnya.

Ternyata masjid itu baru berdiri belum satu tahun, saat ini juga masih dalam proses pembangunan dan memang pada saat pencurian itu terjadi pintu masjid dalam keadaan tidak terkunci.

"Kami mencurigai bahwa orang itu sudah biasa melakukan pencurian pecah kaca dilihat dari caranya itu," jelasnya.

Sementara ini pengurus masjid masih mengedepankan cara kekeluargaan.

"Tapi tidak menutup kemungkinan untuk membuat laporan kepolisian," tutup dia.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved