Berita OKU Timur
Harga Jual Beras dan Gabah Anjlok di Tingkat Petani, Ternyata Harga di Pasar Seperti Ini
Untuk saat ini harga masih stabil, kalau kami jual Rp 10 ribu/kg. Tapi kalau ada beli banyak mencapai satu pikul, kami jual lebih murah Rp 9 ribu/kg.
Penulis: Edo Pramadi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Penurunan harga beras dan gabah di tingkat petani khususnya OKU Timur tentunya meresahkan masyarakat, namun harga beras di pasar masih cenderung stabil.
Fatmawati (62) seorang penjual beras di Pasar Martapura OKU Timur mengatakan, meskipun adanya wacana impor beras dan beras di tingkat petani mengalami penurunan, namun saat ini harga jual di pasar masih cenderung normal.
"Untuk saat ini harga masih stabil, kalau kami jual Rp. 10 ribu/kg. Tapi kalau ada yang beli banyak mencapai satu pikul, kami jual lebih murah Rp. 9 ribu/Kg," kata dia saat dibincangi tribunsumsel.com, Kamis (25/3/2021).
Dijelaskan Fatmawati, bahwa ia membeli beras tersebut dengan langganan dari Belitang.
"Kami beli beras 8.800/Kg, tapi itu kami beli banyak mencapai 1 ton. Biasanya kami beli satu minggu hingga sepuluh hari sekali, nanti ada yang kirim dari Belitang," ujar dia.
Menurutnya, untuk saat ini penjualan juga masih normal tidak ada penurunan ataupun peningkatan penjualan.
"Masih normal semua, kisaran 20 Kg kami jual perharinya, tapi tidak tentu juga kadang lebih tinggi dari itu," ungkapnya.
Ditanya mengenai wacana pemerintah melakukan impor beras, dirinya mengatakan ikut menyesuaikan saja dengan keadaan di lapangan.
"Kalau memang stock kurang, mungkin bisa impor, tapi kalau memang stock sudah mencukupi tidak perlu dilakukan impor," ungkap penjual beras ini.
Baca juga: Buat Plat Kendaraan Tiruan 1 Jam Selesai, Harga 1 Set Bisa Capai Rp 1 Juta
Baca juga: Motor Pemilik Orgen Di Lubuklinggau Ditukar Pencuri Kardus Berisi Batu Bata, Pelaku Ngaku Pasutri
Diketahui untuk saat ini harga jual beras petani OKU Timur turun hingga kisaran Rp. 7.400/Kg sedangkan gabah Rp. 3.600/Kg dan untuk stock beras di Gudang Bulog yang berada di Martapura masih mencapai 1000 ton.
Bupati OKU Timur H Lanosin sudah memberikan surat kepada Gubernur Sumsel dan Kementrian Pertanian Republik Indonesia dan direspon baik oleh keduanya.
Bupati menyampaikan di harapkan pemerintah pusat membantu alat operasional untuk pertanian dan juga menyiapkan benih yang akan dibagikan ke petani.
“Nantinya panen raya di OKU Timur akan di hadiri oleh Menteri Pertnian Republik Indonesia Dr H. Syahril Yasin Linpo, diharapkan adanya kebijakan untuk penyerapan hasil panen untuk masyarakat OKU Timur,” jelas Bupati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/fatmawati-62-penjual-beras-di-pasar-martapura-oku-timur.jpg)