Berita Kriminal Lubuklinngau

Motor Pemilik Orgen Di Lubuklinggau Ditukar Pencuri Kardus Berisi Batu Bata, Pelaku Ngaku Pasutri

Setelah bertemu dan ngobrol istri pelaku meminjam motor bapak dengan alasan hendak mengambil uang di ATM.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
tribun sumsel/eko hepronis
Nasip apes dialami seorang pemilik orgen tunggal (OT) di Kota Lubuklinggau Sumsel. Motornya ditukar batu bata. Gambar ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Nasip apes dialami seorang pemilik orgen tunggal (OT) di Kota Lubuklinggau Sumsel.

Akibat kepercayaannya meminjamkan motor kepada calon penyewa OT yang berpura-pura meminjam motor hendak mengambil uang, ia justru harus kehilangan motor Honda Beat kesayangannya. Motornya dibawa kabur pelaku.

Bahkan mirisnya, pelaku menipu korban dengan meninggalkan kardus berisi tumpukan batu bata seolah-olah berisi barang berharga milik pelaku.

Korban diketahui bernama AM Hayali (50 tahun) warga yang tercatat tinggal di Kelurahan Pelita Jaya Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Riyan (35) anak korban, menuturkan aksi penipuan yang dilakukan para pelaku kepada ayahnya terjadi pada hari Selasa (23/3/2021) lalu.

Kejadian bermula ketika orang tuanya menerima telepon dari orang tak dikenal dengan alasan hendak menyewa OT sebagai hiburan pernikahan keluarga pelaku.

"Saat itu pelaku menelpon bapak, setelah itu pelaku datang ke rumah dengan menumpang ojek," ungkap Riyan pada wartawan, Kamis (25/3/2021).

Setelah berbincang -bincang dengan orang tuanya terjadilah kesepakatan harga, lalu pelaku meminta antar menuju warung model Mang Cek (makanan khas Palembang) dekat Masjid Agung As -Salam.

Saat itu pelaku beralasan hendak mengambil uang panjar dengan istrinya yang telah menunggu di warung model tersebut.

Tanpa rasa curiga, orangtuanya pun bersama pelaku berangkat berboncengan menggunakan motor Honda Beat warna biru putih dengan nomor polisi BG 4995 HAA menuju warung model.

"Sampai di depan warung model Mang Cek, istri pelaku telah menunggu, setelah bertemu dan ngobrol istri pelaku meminjam motor bapak dengan alasan hendak mengambil uang di ATM," ujarnya.

Supaya meyakinkan, istri pelaku sengaja meninggalkan kotak kardus, saat itu, pelaku mengatakan bila kardus tersebut berisi lempok (makanan khas Lubuklinggau) untuk acara hajatan.

"Karena percaya akhirnya bapak meminjamkan motornya, kemudian pelaku pamit membeli rokok, hingga setengah jam kemudian keduanya tidak kembali," ungkapnya.

Merasa ada yang janggal, Hayali pun langsung membuka kardus yang dibawa istri pelaku. Namun, ia sangat terkejut dan ternyata kardus yang dibawa istri pelaku hanya berisi batu bata.

"Kejadian ini sudah dilaporkan oleh orang tua kami kepada pihak kepolisian, supaya cepat ditindaklanjuti agar tidak ada korban lagi, apalagi pelaku seperti melakukan hipnotis," ujarnya.

 Ikuti Kami di Google Klik

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved