Breaking News:

Berita Muratara Hari Ini

Tak Biasa, Bupati Muratara Devi Suhartoni Ngantor di RSUD Rupit, Ini Alasannya

Alasan Devi ingin ngantor di RSUD Rupit karena rumah sakit adalah tempat pelayanan masyarakat, khususnya bidang kesehatan.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Bupati Muratara Devi Suhartoni mengecek RSUD Rupit, Kamis (4/3/2021) sore. Devi mengaku ingin ngantor di rumah sakit. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Mungkin Anda baru dengar dan kedengarannya memang tak biasa ada kepala daerah ngantor di rumah sakit.

Ya, Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) Sumsel, Devi Suhartoni ingin ngantor di RSUD Rupit, satu-satunya rumah sakit di daerah itu.

"Ya, saya mau ngantor di sini, ruangan saya masih dibereskan," kata Bupati Devi Suhartoni saat mengunjungi RSUD Rupit, Kamis (4/3/2021) sore.

Ketika ditanya berapa bulan akan ngantor di rumah sakit, Devi menjawab selama dirinya menjabat Bupati Muratara.

"Bisa setiap hari, bisa seminggu berapa kali, tergantung situasi, yang penting ada kantor saya di sini," kata Devi.

"Saya bisa ngantor kapan saja di sini, yang jelas kalau saya ngantor saya seharian di sini, namanya juga kantor," timpal Devi.

Alasan Devi ingin ngantor di RSUD Rupit karena rumah sakit adalah tempat pelayanan masyarakat, khususnya bidang kesehatan.

"Rumah sakit ini tempat pelayanan masyarakat, kami pemerintah ini pelayan masyarakat, tidak ada salahnya," kata dia.

Selain itu, Devi ingin melihat kinerja para pegawai di RSUD Rupit, mulai dari dokter, perawat, bidan hingga satpam dan petugas kebersihan.

"Saya mau lihat langsung kinerja mereka, mereka ngikutin peraturan atau tidak, disiplin atau tidak," katanya.

Baca juga: Curhat Rara LIDA Tangannya Pernah Dicium Iwan Fals, Tyara Ramadhani: Beliau Orangnya Humble Banget

Baca juga: Bayi Kembar 3 Lahir di RSUD Rupit Muratara Kamis Pagi, Orang Tua Tak Ada Firasat atau Mimpi

Direktur RSUD Rupit, dr Herlinah mengatakan ruangan untuk kantor Bupati Muratara Devi Suhartoni sedang disiapkan.

"Ruangannya masih kami siapkan, mau kami bereskan dulu, kalau sudah rapi nanti baru beliau bisa mulai ngantor," katanya.

Herlinah menyebutkan Bupati Devi Suhartoni meminta ruangan yang akan menjadi kantornya dibuat biasa-biasa saja.

"Pak Bupati sebenarnya mau biasa-biasa saja, ada kursi sama meja, sudah, akan kami siapkan," ujar Herlinah.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved