Bentrok Pendekar vs Warga, Berawal dari Suara Knalpot Bising
Bentrok kelompok pendekar dengan warga di Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu membuat heboh.
Menurut warga setempat dan juga tukang parkir, Bes Hariyanto, ada satu warga setempat yang terluka akibat kejadian itu.
"Adik saya mengalami luka," katanya kepada TribunSolo.com.
"Dari pihak mereka ada 8 yang terluka," imbuhnya menekankan.
Dirinya menyebut para pengendara motor ada sekitar ratusan orang.
"Ada sekitar 500 orang yang berkonvoi," jelasnya.
Sedangkan dari pihak tukang parkir dan dibantu warga sekitar ada 50 orang.
"Kami sempat kewalahan dan minta bantuan dari para kelompok pendekar setempat," ungkapnya.
Sejumlah video berisi detik-detik bentrokan antara pendekar dengan warga yang kesal suara knalpot tersebar.
Insiden itu terjadi di Cemoro Kandang, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (27/2/2021).
Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kejadian tepatnya terjadi di jalur Tawangmangu-Magetan di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu.
Kejadian berada di dekat pos pendakian Cemoro Kandang sekira pukul 12.00 WIB.
Bahkan jalan antar provinsi itu nyaris lumpuh, karena banyaknya kelompok pendekar sembari membawa bendera besar.
Dari potongan video, menggambarkan konvoi pendekar kelompok tertentu dengan bendera besar dan kayaknya kampanye.
Suara knalpot sangat memekakan telinga warga sekitar.
Bahkan ada potongan video yang berisi baku hantam antara pendekar dengan warga.