Partai Demokrat Angkat Bicara Usai Max Sopacua Menyebut Bakal Menggelar KLB Sebut Punya Hak Suara?

Partai Demokrat Angkat Bicara Usai Max Sopacua Menyebut Bakal Menggelar KLB Sebut Punya Hak Suara?

Tayang:
Editor: Slamet Teguh
screenshot
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers, Senin (1/2/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Isu panas tentang kudeta di Partai Demokrat tampaknya tak berhenti.

Sejumlah isu baru muncul terkait hal tersebut.

Salah satunya ialah pendiri Partai Demokrat Max Sopacua beserta deklarator lainnya mendorong digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) partai berlambang mercy itu.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Demokrat Herzaky Mahendra Putra justru menyinggung Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD).

Menurutnya, GPK PD yang mendorong adanya KLB tak memiliki hak suara di Partai Demokrat.

"Mendadak, di kala Partai Demokrat sedang naik daun dan diapresiasi luas masyarakat, ada segelintir orang, termasuk pejabat penting pemerintahan, berusaha melakukan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat," kata Herzaky kepada Tribunnews, Selasa (23/2/2021).

"Apalagi, GPK PD ini berencana mengadakan KLB. Lah, KLB itu hak pemilik suara. Ini segelintir petualang politik sisa masa lalu dan mantan-mantan kader, mentang-mentang didukung oknum orang dekat Istana, mau mengadakan KLB, memangnya punya hak suara dari mana? Mungkin mau reunian aja kali, nyanyi-nyanyi sambil mengenang masa lalu," imbuhnya.

Herzaky menilai adanya pihak tertentu yang merasa memiliki dan berhak memperbaiki Partai Demokrat sebagai bentuk kecacatan dalam pola pikir.

Dia menilai orang tersebut memiliki ego yang besar.

"Sekarang, ada orang-orang yang dulu diajak untuk melengkapi syarat administrasi pembentukan partai, tiba-tiba merasa Partai Demokrat ada karena dirinya. Besar karena dirinya. Mereka itu bukan saja menderita cacat pikiran, memandang sejarah secara anakronistik, tapi juga punya ego jauh lebih besar dari tubuhnya sendiri," ucapnya.

Baca juga: Kader Senior Demokrat Sudah Terang-terangan Ingin KLB, Usai Deklarator dan Pendiri Seolah Dibuang

Baca juga: Dituding Pengaruhi Kader Demokrat di Sumsel Lawan AHY, Dirut PD Pasar Palembang Jawab Ini

Baca juga: Ini Respon Marzuki Alie Saat Didesak Tak Buat Gaduh Demokrat, Mereka Masuk PD Aku yang Fasilitasi

Herzaky juga merasa heran karena ada pihak tertentu yang terkesan mau menyelamatkan Partai Demokrat.

Dia menyindir pihak tersebut serta mengungkit sejarah PD pada 2014 yang sempat mengalami krisis elektabilitas.

Padahal, menurut Herzaky, SBY adalah figur yang mampu menyelamatkan Partai Demokrat.

Terlebih saat sejumlah kader membuat ulah sehingga menurunkan elektabilitas Partai Demokrat.

"Tanpa SBY, pada Pemilu 2014, elektabilitas partai ini tinggal 3 persen saja. Dirusak oleh ulah kader. Kala itu SBY turun tangan, dan Demokrat mampu mendapat 10 persen Turun, tapi tidak terlalu curam. Turun, tapi sebagian karena faktor SBY yang tidak dapat kembali dicalonkan menjadi presiden untuk ketiga kali," kata Herzaky.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved