Breaking News:

Kisah Sedih Keluarga Santi, HP Anak Belajar Daring Terpaksa Digadaikan, Tak Ada Lagi Bisa Dimakan

Setelah suaminya mengalami kecelakaan, ibu rumah tangga di Surabaya ini bingung cara memenuhi kebutuhan hidup keluarganya

Editor: Wawan Perdana
Dok Fraksi PDIP
Santi Marisa saat menceritakan kondisi keluarganya di ruang Fraksi PDI Perjuangan Surabaya. 

Kebetulan, rumah Baktiono yang berada di Jalan Rangkah, tak jauh dari tempat tinggal Santi.

"Saya awalnya ke Pak Baktiono. Kan itu dekat rumah saya di Jalan Rangkah. Saya bilang ke Pak Baktiono, saya mau minta bantuan buat anak sekolah daring. Soalnya HP saya enggak ada, tak gadaikan," kata Santi.

Saat itu, Santi disarankan agar langsung mendatangi DPRD Kota Surabaya dan menemui koleganya di Fraksi PDI-P.

Santi juga diminta membawa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Akhirnya, pada Senin (15/2/2021), ia ditemui staf ahli fraksi PDI-P di kantor DPRD Kota Surabaya.

"Di sana saya dikasih makan dibantu juga nebus HP saya," ujar Santi.

Anak Santi juga dijanjikan akan diberi sejumlah buku untuk menunjang pendidikannya.

Namun, sampai saat ini belum jelas apakah Santi akan mendapat bantuan atau tidak.

"Nanti masalah-masalah seperti buku, kalau kita enggak bisa beli juga bisa dibantu katanya. Jadi, anak saya ini masih belum tahu dapat bantuan mitra warga atau apa," kata dia.

Baca juga: Viral Gadis Remaja Jadi Tersangka karena Bunuh Pria Hendak Merudapaksanya, Ini Kata Polisi

Berharap dapat bantuan

Setelah kunjungannya ke Kantor DPRD Surabaya, beberapa orang dari Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, datang ke rumah Santi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved