Breaking News:

Cerita Marcus Gideon Nyaris Jadi Pemain Hongkong, Ayah : Jangan, Tetap NKRI

Cerita Marcus Gideon Nyaris Jadi Pemain Hongkong, Ayah : Jangan, Tetap NKRI

BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, berupaya mengembalikan kok dari lawan mereka, Satwik Rankireddy/Chirag Shetty (India), pada laga partai kedua perempat final beregu putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (20/8/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Marcus Fernaldi Gideon nyaris jadi pemain Hongkong

Ayah Gideon, Kurniahu Gideon menceritakan awal mula bagaimana Gideon kecil mengenal bulu tangkis.

Saat ditemui, Kurniahu tengah sibuk mengurus GOR Gideon Badminton Hall. Di sana ia dipanggil 'coach'.

Ia tetap berada di dunianya. Mengelola GOR Gideon Badminton Hall.

Dan juga melatih 'bibit' Indonesia untuk menjadi pebulutangkis dunia, seperti anaknya Marcus Fernaldi Gideon.

Menurut Kurniahu, Gideon kecil kerap mengikutinya berlatih bulu tangkis, hingga akhirnya berkecimpung di dunia yang sama.

Sebelum menjadi ranking nomor satu dunia, ucap Kurniahu, jalan Gideon bukan lah jalan yang mulus-mulus saja.

Bahkan, Gideon sempat disuruh oleh 'coach'-nya untuk mengambil kok-kok dalam suatu pertandingan.

Kurnaihu, menjadi sosok yang memiliki andil penting dalam perjalanan Gideon.

Pebulu Tangkis Ganda Putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon berpose sebelum wawancara dengan Tribun Network di di Gideon Badminton Hall, Ciangsana, Bogor, Jumat (5/2/2021). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pebulu Tangkis Ganda Putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon berpose sebelum wawancara dengan Tribun Network di di Gideon Badminton Hall, Ciangsana, Bogor, Jumat (5/2/2021). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Putranya itu, sempat ditawarkan untuk bermain bulu tangkis, mewakili Hongkong.

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved