Polemik Pilkada Serentak Tetap 2024, Bagaimana Kans Kandidat Gubernur Sumsel Selain Herman Deru
Polemik Pilkada serentak yang tetap akan dilaksanakan pada tahun 2024 oleh pemerintah, jelas akan merugikan kepala daerah di provinsi Sumsel
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Prawira Maulana
"Tapi, jika program pembagunan salah dan tidak dirasakan masyarakat serta ada kebocoran, hal itu jadi blunder bagi beliau," tandasnya.
Dilanjutkan Bagindo, meski nama- nama yang disebutkan itu berpeluang untuk maju Sumsel satu, namun tetap ada juga peluang diluar nama itu, tinggal bagaimana memanfaatkan peluang dan dukungan parpol yang ada, khususnya yang tidak memiliki kandidat untuk dimajukan seperti partai Gerindra, PKB, PKS, hingga PDI Perjuangan.
"Kalau elit- elit politik di Sumsel peka dengan kondisi sekarang, maka akan muncul calon alteenatif, baik isu dan parpol pendukung . Paling nyata PDIP, PKB, PKS Gerindra tidak punya calon, tapi kalau tidak bisa membaca peluang, maka kekuatan elit politik lama yang bersiweran, dan dengan pola- pola lama juga," tukasnya.
Caption: pemerhati politik Sumsel Bagindo Togar Butar Butar