Erick Tohir Buktikan Hematnya Mobil Listrik Jakarta Bali Rp 200 Ribu, Mobil Konvesional Rp 1,1 Juta
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuktikan sendiri menggunakan mobil listri jauh lebih hemat dibandingkan mobil konvesional
Di samping suara mobil yang sangat minim. Redaksi yang sempat menjajalnya beberapa waktu lalu, sudah merasakan sendiri sensasi berkendaranya, sampai bagaimana Ioniq bisa melesat dengan cepat ketika pedal gas di kickdown.
Mengenai pengisian daya baterainya sendiri, Ioniq memiliki fitur fast charging yang memungkinkan penggunanya bisa melakukan pengisian daya cepat hingga 80 persen hanya dalam waktu kurang dari 60 menit.
Saat baterai terisi penuh, mobil ini mampu menjelajah lebih dari 373 km. Sementara jika keadaannya tak memungkinkan, pengemudi bisa menggunakan portable charging yang tersedia dengan kisaran waktu pengisian sekitar 12 jam tergantung voltase listrik.
Mengenai tarif pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia saat ini, menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ialah sekitar Rp 1.650 per kWh sampai Rp 2.466,7 per kWh.
Hal ini berdasarkan penghitungan dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 tahun 2020, dimana tarif isi daya kendaraan listrik mengacu pada kategori tarif layanan khusus dengan rumus Rp 1.650 per kWh x N
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jakarta-Bali Habis Rp 200.000, Ini Spesifikasi Mobil Listrik yang Dipakai Erick Thohir
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir: Jakarta-Bali Pakai Mobil Listrik Cuma Rp 200.000 "