Breaking News:

Corona di Prabumulih

Kapolres Prabumulih Akan Bubarkan Keramaian dan Tutup Usaha Nekat Rayakan Tahun Baru

Orang nomor satu di Polres Prabumulih itu menuturkan, dalam melakukan penindakan tersebut pihaknya tidak akan pandang bulu

Penulis: Edison | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Edison
Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi menegaskan, pihaknya tidak akan segan-segan membubarkan dan menutup tempat usaha milik masyarakat jika saat malam pergantian tahun baru masih nekat menggelar kegiatan mengundang keramaian, berkerumun maupun menggelar pesta perayaan.

Tidak hanya akan membubarkan dan menutup tempat usaha milik warga, pelanggaran yang masih menggelar pesta tahun baru dengan menggelar keramaian juga akan dikenakan sanksi berupa denda.

"Sesuai janji dan tanggungjawab saya, jika ada kerumunan akan langsung kami bubarkan secara paksa, akan kita tindak tegas, kita sanksi denda," tegas Kapolres didampingi Waka dan para Kasat kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolres Prabumulih, Selasa (29/12/2020).

Orang nomor satu di Polres Prabumulih itu menuturkan, dalam melakukan penindakan tersebut pihaknya tidak akan pandang bulu.

Baca juga: Penularan Corona di Sumsel Semakin Cepat, Dalam Waktu 12 Hari Bertambah 1.000 Kasus Positif

Walaupun itu kegiatan pemerintah atau kegiatan masyarakat yang menggelar kerumunan akan dibubarkan dan ditindak tegas.

"Kita tidak pandang bulu, sesuai janji saya kepada bapak Walikota bahwa tidak ada keramaian saat perayaan tahun baru," bebernya.

Alumni Akpol angkatan 2002 itu mengaku jajaranya sudah dan terus melakukan sosialisasi serta imbauan kepada seluruh elemen masyarakat, para pelaku usaha tempat hiburan dan juga rumah makan.

"Imbauan sudah disampaikan berkali-kali agar membatasi operasional, menerapkan protokol kesehatan dan membatasi pengunjung. Jika masih melanggar jangan salahkan kita, kalau pengunjung banyak maka makan suruh bungkus bawa pulang," katanya.

Lebih lanjut Kapolres membeberkan, dirinya bersama personil setiap hari gencar melakukan razia protokol keseharan dan sidang yustisi bagi para pelanggar.

Baca juga: Mohon Doa Kesembuhan, Syekh Ali Jaber Positif Corona, Sesak Napas Dirawat di Rumah Sakit

"Tiap pagi kami tim terdiri dari TNI, Polri, Petugas Kesehatan, Jaksa, Hakim melakukan sidang yustisi dan razia bagi masyarakat melanggar protokol kesehatan, ini akan terus kami lakukan," katanya.

Pria yang sebelumnya menjabat Kasatresnarkoba Polresta Palembang ini mengharapkan, seluruh masyarakat khususnya awak media agar menyebarkan informasi jika di kota Prabumulih tidak boleh menggelar kegiatan dan kerumunan untuk perayaan malam pergantian tahun baru.

"Kami minta seluruh pihak khususnya wartawan menyebarkan jika kota Prabumulih untuk malam pergantian tahun tidak ada kegiatan, jika masih nekat akan kita bubarkan paksa," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved