Bubarkan Pengunjung, Kapolsek dan Satgas Pemburu Covid-19 Malah Dikunci di Dalam Cafe

Saat itu Satgas Pemburu Covid-19 sedang bekerja membubarkan pengunjung Kafe Tiffany di Jalan Transyogi, Kota Bekasi

Tayang:
Editor: Wawan Perdana
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Polisi : Kapolres Pondok Gede yang ada saat kegiatan membubarkan pengunjung ikut terkurung di dalam kafe. 

Namun, pihak sekuriti mengaku tidak tahu.

Baca juga: Video Daftar Harta Kekayaan Tri Rismaharani, Walikota yang Diisukan jadi Mensos

Petugas lalu melayangkan pertanyaan yang sama kepada manajer kafe.

"Kita tanya manajer, bilangnya kunci ada di waiters-nya. Kita tanya waiters-nya malah mengaku enggak pegang kunci," ucap Dirga.

Setelah dilakukan pencarian, polisi akhirnya menemukan kunci tersebut di salah satu meja pramusaji.

Dirga langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa yang mengunci mereka di dalam.

"Setelah kita cari tahu, ternyata yang mengunci bos mereka. Setelah kita coba cari ternyata bosnya sudah pergi," ujar Dirga.

Pemilik kafe tersebut sengaja mengunci pintu agar para pelanggan yang dipaksa membubarkan diri menyelesaikan pembayaran terlebih dahulu.

Dirga mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran Pemkot Bekasi agar kafe tersebut dikenakan sanksi sesuai dengan perda yang berlaku.

"Untuk penyegelan itu wewenang pemda. Kita akan koordinasi karena untuk penindakan bukan di ranah kita," tutur Dirga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Mau Rugi, Alasan Pemilik Kafe Kunci Satgas Covid-19 Saat Tengah Bubarkan Massa"

Sumber: Kompas
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved