Pilkada Musirawas 2020

Update Hitung Suara Sirekap KPU 11 Desember, Pilkada Musi Rawas 2020, Ratna Machmud Ungguli Petahana

Berdasarkan data hitung suara Sirekap KPU Hari ini Jumat 11 Desember 2020 dini hari, Pasangan Ramah Berarti masih memimpin perolehan suara.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
pilkada2020.KPU.go.id
Peta Pilkada Serentak 2020 

 Ramah Berarti Klaim Menang 53,05 Persen

Calon Bupati dan Wakil Bupati, Hj Ratna Machmud dan Hj Suwarti mengklaim kemenangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Musi Rawas.

Pasangan calon nomor urut 01 ini mengklaim unggul berdasarkan real count internal dari pasangan calon no urut 2 dengan presentase 53,5 persen berbanding 46,5 persen.

Klaim kemenangan tersebut setelah suara yang masuk berdasarkan real count internal mencapai 75 persen, Rabu (9/12/2020) malam hingga pukul 21.00 WIB.

Ratna Machmud mengaku berdasarkan suara yang masuk saat ini artinya pasangan nomor urut 01 unggul atas pasangan nomor urut 02.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga saya dan seluruh dukungan dari masyarakat Kabupaten Musi Rawas, semuanya," ungkapnya pada wartawan.

Ia pun meminta kepada semua tim pemenangan untuk mengawal kemenangan ini dan mengawal C1 sampai proses pleno dari tingkat PPK sampai selesai pleno di KPU.

"Kita minta tim kita untuk mengawal C1 kita dari PPK sampai kecamatan dan KPU selesai," ujarnya.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Tim Ramah Berarti, SN Prana Putra Sohe optimis dengan prolehan suara yang cukup jauh saat ini, suara Ramah Berarti bisa dipertahankan.

"Dengan selisih cukup jauh ini kita yakin Korcam, Kordes mampu mengawal suara kita sampai tingkat KPU," ungkapnya.

Ia menegaskan, tidak mau ada pihak-pihak berupaya untuk curang merubah suara kemanangan saat ini, karena saat ini dunia sudah canggih, bukan hanya di Lubuklinggau namun semuanya bisa memonitor.

"Jadi kalau ada yang berupaya memainkan itu kita akan berhadapan, jadi saya sangat realistis karena dikantung-kantung suara besar seperti Megang Sakti, Selangit dan Tugu Mulyo kita menang," ujarnya.

Ia pun kembali menegaskan, jangan sampai ada yang mencoba-coba memanipulasi data. Nanti setelah penghitungan selesai bisa malu jadinnya.

"Sekarang kita sudah damai dan sudah enak santai, begitu juga dulu ketika ibu Ratna kalah kita juga santai, tidak ada riak-riak," ungkapnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved