Berita Palembang
Gubernur Pertama Sumsel Ini Perintis Tol Trans Sumatera, Peninggalannya Ada di Museum dr AK Gani
Berkunjung ke Museum dr AK Gani cukup mengasyikkan, karena Anda bisa belajar tentang sejarah dan melihat-lihat koleksi milik dr AK Gani.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Museum dr AK Gani yang ada di Jalan MP Mangkunegara nomor 1, Kecamatan Ilir Timur (IT) II sudah dibuka untuk umum sejak 2004. Namun baru diresmikan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (25/11/2020).
"Museum dr AK Gani ini sudah ada sejak 2004. Namun baru diresmikan November 2020," kata Kepala Museum dr AK Gani, Priyanti Gani saat diwawancarai usai peresmian Museum dr AK Gani.
Priyanti mengatakan, sejak dibuka untuk umum 2004, di masa kepemimpinan Gubernur Sumsel Herman Deru museum ini dapat perhatian khusus. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sumsel.
Peresmian Museum dr AK Gani ini sekaligus dengan diselenggarakannya Pameran Keliling Museum Negeri Sumsel Tahun 2020 di Museum dr AK Gani. Pameran keliling di Museum dr AK Gani diadakan dari tanggal 25 Desember hingga 1 Desember 2020.
Bagi warga yang ingin melihat isi Museum dr AK Gani bisa datang langsung ke lokasi. Apalagi tak ada tarif khusus untuk masuk ke museum ini, melainkan seikhlasnya saja.
Berkunjung ke Museum dr AK Gani cukup mengasyikkan, karena Anda bisa belajar tentang sejarah dan melihat-lihat koleksi milik Mayjen TNI (Purn) dr. Adnan Kapau Gani atau biasa disingkat dr AK Gani.
Kalau sebelumnya Museum dr AK Gani terlihat terbengkalai, kini sudah dibenahi. Sehingga Museum dr AK Gani ini sudah tertata rapi dan nyaman dikunjungi, cocok juga untuk wisata bersama keluarga.
Berbagai barang koleksi dr AK Gani dipamerkan di Museum ini seperti mobil Jeep, alat-alat kesehatan yang digunakan dr AK. Gani, mesin ketik, kamera, piagam, ratusan buku tersusun rapi, dan masih banyak yang lainnya.
"Dokter AK Gani ini merupakan Gubernur Sumsel pertama. Lalu pernah menjadi Wakil Perdana Menteri Indonesia pertama dan juga pernah menjadi Menteri Perhubungan Indonesia. Dokter A. K. Gani juga perintis jalan tol Trans Sumatera," kata Priyanti.
Priyanti pun berharap, dengan adanya pameran keliling ini masyarakat bisa lebih mengenal dr A. K. Gani. Perjuangannya, kiprahnya untuk kemajuan Sumsel, bangsa dan negara Indonesia.
Sementara itu ditempat yang sama Kepala UPTD Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa Chandra Amprayadi menambahkan, bahwa Pameran Keliling Museum Negeri Sumsel Tahun 2020 diadakan diberbagai tempat, seperti Museum dr. A. K. Gani, dan nanti dilanjutkan ke Museum Sub Komandemen Sumatera Selatan (Subkoss) di Lubuklinggau.
"Seharusnya sejak tiga tahun lalu revitalisasi Museum dr. A. K. Gani dilakukan. Namun karena berbagai kendala, maka baru tahun ini terlaksana. Bersamaan digelarnya pameran keliling ini menjadi momentum peresmian Museum dr. A. K. Gani," kata Chandra.
Sedangkan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Rasyidin Hasan mengatakan, dr. A. K. Gani adalah sosok yang memiliki darah dari Sumatera Barat. Namun justru berjuang untuk Provinsi Sumsel.
"Ini dapat menjadi contoh kepada generasi muda, bahwa orang zaman dahulu tidak membedakan antara satu suku dengan yang lain untuk memperjuangkan kemerdekaan," katanya.
Selanjutnya, pemerintah bersama Museum Negeri Sumsel akan berjuang untuk mempromosikan Museum dr. A. K. Gani ini sebagai destinasi wisata bersejarah yang ada di Sumsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/seorang-pengunjung-saat-melihat-lihat-koleksi-di-museum-dr-ak-gani-rabu-26112020.jpg)