WFH ASN

7.988 ASN Sumsel WFH, 4.645 Kendaraan Dinas Tak Beroperasi, Pemprov Klaim Jalanan Tak Macet

Sekda Sumsel sebut kemacetan yang biasanya terjadi pada jam sibuk, baik saat berangkat maupun pulang kerja, tidak terlihat.

Tayang:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Weni Wahyuny
Tribunsumsel.com/ Rachmad Kurniawan
KLAIM JALAN TAK MACET - Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Chandra. Ia menyebut sebanyak 4.645 unit kendaraan dinas tidak beroperasi saat WFH ASN pada Jumat (10/4/2026) lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Jumlah ASN Pemprov Sumsel yang jalankan WFH sebanyak 7.988 pada Jumat (10/4).
  • 4.645 unit kendaraan dinas tidak beroperasi pada saat WFH, yang terdiri atas 2.879 sepeda motor dan 1.766 mobil.
  • Manfaat kebijakan WFH tidak hanya dirasakan oleh ASN dan pengguna jalan, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan jalan utama.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat sebanyak 7.988 Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalankan kebijakan work from home (WFH) pada Jumat (10/4).

Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari upaya efisiensi energi di lingkungan pemerintahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, mengatakan bahwa penerapan WFH berdampak langsung pada berkurangnya aktivitas kendaraan dinas di jalan.

"Dari kebijakan WFH kemarin, jumlah kendaraan dinas yang tidak beroperasi cukup signifikan,” kata Edward, Senin (13/4/2026).

Tercatat sebanyak 4.645 unit kendaraan dinas tidak beroperasi pada hari tersebut, yang terdiri atas 2.879 sepeda motor dan 1.766 mobil.

Selain menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM), listrik, dan air di perkantoran, kebijakan ini juga berdampak positif terhadap kondisi lalu lintas.

Baca juga: Reaksi Wamendagri Terkait Gubernur Kalsel Tolak WFH ASN Setiap Jumat

Edward menyebutkan, kemacetan yang biasanya terjadi pada jam sibuk, baik saat berangkat maupun pulang kerja, tidak terlihat.

“Yang biasanya ramai terutama pada jam sibuk, kemarin tidak terlihat kemacetan. Tidak hanya di area perkantoran, tetapi juga di beberapa titik rawan macet, lalu lintas relatif lancar,” katanya.

Menurutnya, manfaat kebijakan WFH tidak hanya dirasakan oleh ASN dan pengguna jalan, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan jalan utama.

Di Kota Palembang, dampak positif ini dinilai cukup signifikan karena melibatkan ASN dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kota.

"Pemprov Sumsel akan melakukan evaluasi pelaksanaan kebijakan WFH secara berkala. Efektivitasnya akan diukur dari tingkat efisiensi energi yang dicapai setiap bulan dibandingkan periode sebelumnya," tuturnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bergabung dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved