Pilkada Ogan Ilir 2020

Jadwal Debat Kedua Pilkada Ogan Ilir 2020 Digelar 25 November, Ini Bocoran Temanya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir akan menggelar debat kedua Pilkada Ogan Ilir 2020 pada 25 November 2020.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
Ketua KPU Ogan Ilir, Massuryati 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir akan menggelar debat kedua Pilkada Ogan Ilir 2020.

Dijadwalkan debat kedua tersebut diselenggarakan di Palembang pada 25 November 2020.

"Debat kedua dengan tema 'Strategi Peningkatan Pelayanan Publik Untuk Memacu Pembangunan Ogan Ilir'," kata Ketua KPU Ogan Ilir, Massuryati kepada TribunSumsel.com, Minggu (22/11/2020).

Massuryati melanjutkan, KPU Ogan Ilir akan menggelar rapat dengan tim panelis dan liaison officer dari kedua paslon serta Tribun Sumsel yang menjadi event organizer debat kedua ini.

"Kita akan mematangkan persiapan debat tanggal 23 November nanti, diantaranya pembahasan mengenai panelis dan venue debat kedua ini," kata Massuryati.

Adapun debat pertama Pilkada Ogan Ilir dilaksanakan pada 12 November lalu dengan tema "Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Ogan Ilir di Masa Pandemi Covid-19."

Mengenai teknis debat kedua nanti, kata Massuryati, sama seperti debat pertama yakni dibagi menjadi lima segmen.

Kelima segmen tersebut berupa penayangan video durasi 3 menit dari masing-masing paslon, paparan visi-misi oleh masing-masing paslon, pertanyaan dari panelis untuk para paslon, pertanyaan dan jawaban antarsesama paslon dan closing statement atau pernyataan penutup dari kedua paslon berupa ajakan kepada masyarakat untuk memilih pada 9 Desember 2020.

"Debat ini akan disiarkan secara langsung melalui live streaming YouTube Tribun Sumsel dan SripokuTV, radio Sonora, serta Facebook KPU Ogan Ilir," terang Massuryati.

Sementara di dalam venue debat maksimal hanya 35 orang yang diperkenankan masuk.

Diantaranya terdiri dari komisioner KPU, Bawaslu, kedua paslon, perwakilan tim pemenangan, panelis, jurnalis dan pihak keamanan.

"Untuk jumlah orang di dalam venue debat sengaja dibatasi karena menyesuaikan protokol kesehatan," kata Massuryati.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved