Berita OKU

3 Orang di OKU Tewas Disambar Petir, Warga Berjalan 4 Jam Angkut Jenazah di Tengah Malam

Tak ada yang menyangka, tiba tiba petir menyambar panel pembangkit listrik, kemudian menyambar empat orang yang berada dalam pondok tersebut

Editor: Wawan Perdana
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Petir : Tiga orang di Desa Karang Lantang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, Rabu (18/11/2020), tewas disambar petir. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA-Hujan deras mengguyur wilayah Desa Karang Lantang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, Rabu (18/11/2020) sore.

Di sebuah talang, ada beberapa warga desa ini mendiami beberapa pondok.

Dika (25 tahun) dan Yan (30 tahun) beserta tetangga mereka bernama Hendri (30 tahun) mengecas ponsel melalui perangkat Panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Tak ada yang menyangka, tiba tiba petir menyambar panel pembangkit listrik, kemudian menyambar empat orang yang berada dalam pondok tersebut.

Tiga orang yakni Saimah, Dika dan Hendri tewas di tempat kejadian.

Sedangkat Yan tersambar di bagian pantatnya.

Baca juga: Dituntut 7 Tahun Penjara Denda Rp 1 Miliar, Kurir Sabu Minta Keringanan, Masih Punya Anak Kecil

Melihat ibu, adik dan temannya tergeletak, Yan langsung berlari ke pondok tetangga mereka bernama Erhamzah (40 tahun), untuk minta bantuan.

Mendapat kabar kejadian itu, Erhamzah langsung bergegeas ke pondok Saiman dan mendapatkan ketiga korban sudah tergeletak tak bernyawa.

Kemudian Erhamzah berlari ke pondok warga bernama Ulkamzir dan juga melaporkan ke pusat desa tentang adanya musibah tersebut.

Mendapat laporan itu Kades Karang Lantang Tambat meminta warga untuk berangkat ke Talang Muaratenggiling untuk mengevakuasi ketiga korban.

Sekitar pukul 18.00 sekitar 100 warga dengan perlengkapan seadanya berangkat ke lokasi kejadian.

Karena jaraknya cukup jauh dan melalui hutan, warga baru tiba di lokasi pukul 23.00 malam.

Warga langsung mengevakuasi ketiga jenazah.

Dengan alat tanda darurat dari bambu para korban dibawa dan baru sampai di pusat desa sekitar pukul 03.00 subuh.

Baca juga: Ternyata Tak Semua Orang Boleh Makan Buah Belimbing, Begini Dampak Bahayanya

Setelah sampai di desa, Hendri diserahkan kepada keluarganya sedangkan Saimah, Dika dibawa ke Baturaja untuk dimakamkan di Lingkungan Kebunjati, Kelurahan Saungnaga, Kecamatan Baturaja Barat.

Sedangkan korban Yan yang luka bakar di bagian pantatnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Pengandonan AKP Mardin SH yang dikonfirmasi Kamis (19/11/2020) membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Kapolsek korban sudah dimakaman didesa masing-masing

Warga Desa Karang Lantang, Kecamatan Muarajaya, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan (Sumsel), rela berjalan kaki tengah malam melewati hutan untuk mengevakuasi warganya yang tewas disambar petir.

Warga harus berjalan selama 4 jam ke lokasi kebun korban.

Mereka harus melintasi hutan belukar dan hanya mengandalkan penerangan senter.

Menurut penuturan Kepala Desa Karang Lantang, Kecamatan Muarajaya, Kabupaten OKU, Tambat, dia mengerahkan sekitar 100 warga untuk melakukan evakuasi jenazah .

Dibutuhkan waktu empat jam, dimana mereka berangkat pukul 23.00 dan tiba di kampung pukul 03.00 dinihari.

Mereka berjalan kaki dengan medan yang cukup berat untuk membawa jenazah dari Talang Muara Tenggiling Desa Karang Lantang, Kecamatan Muarajaya.

Sedihnya lagi, medan yang cukup berat disertai hujan dan melewati hutan belantara dengan hanya mengandalkan penerangan senter.

“Penerangan sangat minim karena cuman belor (senter—red) .” kata Kades.

Menurut kades, warga membuat tandu dari bambu untuk mengusung tiga jenazah yang tewas disambar petir.

Dengan tandu bambu inilah, warga bergantian mengangkat jenazah untuk dibawa ke Desa Karanglantang .

Tak terbayang betapa sulitnya mengeluarkan jenazah dari talang tepencil dalam kondisi cuaca buruk.

Namun dengan tekad yang kuat dan kegotong royongan warga, akhirnya 3 jenazah masing-masing Saimah (60), ibu rumah tangga, Dika bin Bayumi (25), petani Hendri bin Dahlan (30) berhasil dievakuasi. (SP/ Leni Juwita)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved