Calon Bupati OI Didiskualifikasi

TNI-Polri Pastikan Situasi Ogan Ilir Kondusif Pascadiskualifikasi Paslon Cabup-Cawabup

Personel berjaga selama 24 jam mengamankan situasi di KPU Ogan Ilir. Ada dua shift, siang dan malam.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Kepala Newsroom yang juga Pemimpin Redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Weny Ramdiastuti berbincang dengan Dandim 0402/OKI-OI, Letkol Czi Zamronidi Kompleks Kantor KPU Ogan Ilir, Indralaya, Rabu (14/10/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pasca diskualifikasi Paslon nomor urut 2, Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir pada 12 Oktober lalu banyak kabar berhembus akan ada demonstrasi dari pendukung Paslon yang menolak diskualifikasi tersebut.

Namun hingga hari ini, kabar tersebut tak terbukti dan situasi di Ogan Ilir khususnya di kantor KPU di Indralaya terpantau kondusif.

TNI-Polri yang sejak sebelum pengumuman diskualifikasi telah berjaga di komplek kantor KPU Ogan Ilir, hingga kini masih terus melakukan penjagaan.

Dandim 0402/OKI-OI, Letkol Czi Zamroni menegaskan, hingga saat ini situasi tetap kondusif tanpa ada gangguan apapun.

"Situasi hingga saat ini kondusif. Anggota TNI-Polri berjaga di KPU Ogan Ilir, kelihatannya kayak genting sekali, tapi tidak," kata Zamroni saat dibincangi Pemimpin Redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Weny Ramdiastuti di Kompleks Kantor KPU Ogan Ilir, Indralaya, Rabu (14/10/2020).

Kodim 0402/OKI-OI, lanjut Zamroni mengerahkan personil Satuan setingkat kompi (SSK) jumlahnya 75 hingga 100 orang.

"Personel berjaga selama 24 jam mengamankan situasi di KPU Ogan Ilir. Ada dua shift, siang dan malam," terang Zamroni.

Dengan adanya kesiapan seperti ini, lanjut Zamroni, maka TNI dan Polri lebih siaga mengantisipasi segala kemungkinan atau hal-hal yang tidak diinginkan.

"Tugas ini tentunya kami menerima perintah dari atasan dan ini merupakan tugas dan tanggung jawab kami," tandas Zamroni.

Sementara Kapolres Ogan Ilir, AKBP Imam Tarmudi menegaskan, sinergi TNI-Polri di Ogan Ilir hingga hari ini membuat situasi tetap kondusif.

Adapun penjagaan yang dilakukan aparat bukanlah sesuatu yang harus ditakutkan menurut Imam.

"Kalau ditanya siaga berapa, sebenarnya tidak ada siaga-siagaan. Pengamanan saja," kata Imam.

Pada pengamanan pascakeputusan diskualifikasi paslon cabup-cawabup ini, Polres Ogan Ilir menurunkan personil SSK sebanyak 100 orang.

"Kami siap mengamankan Pilkada di wilayah Ogan Ilir. Dan kamj pastikan situasi saat ini kondusif," tegas Imam.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved