Tahanan Polsek Muaradua Bunuh Diri
Ditemukan Lemas, Tahanan Polsek Muaradua Meninggal, Diduga Bunuh Diri dengan Nyebur ke Bak Mandi
Dikatakan Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnaain Harahap SIK, melalui Kapolsek Muaradua Iptu Dismin SH, sebelum didapati lemas di dalam bak mandi, ters
Laporan Wartawan Sripoku.com Alan Nopriansyah
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA -- Seorang tahanan Polsek Muaradua MS (41) meninggal dunia di RS Swasta Kota Muaradua, OKU Selatan.
MS merupakan tersangka kasus penganiayaan Onesip Muslimin alias Asep (39) di sebuah Gang Wilayah Kelurahan Pancur Pungah Kecamatan Muaradua
MS diduga didepresi dan melakukan percobaan bunuh diri.
Pasca melakukan penganiayaan dan sempat ditahan seorang diri lebih kurang selama 3 hari, warga Kelurahan Pancur Pungah, Kecamatan Muaradua yang berprofesi sebagai penyewa jasa wifi tersebut ditemukan lemas pada Minggu (13/9/2020) pukul 19.30 WIB, dengan kondisi tanpa busana di bak mandi ruangan tahanan Polsek Muaradua.
• BREAKING NEWS: Ketua Imam Masjid Nurul Iman Tanjung Rancing OKI Meninggal, Dibacok saat Salat Magrib
• FAKTA Baru Pembacok Imam Masjid di Tanjung Racing OKI, Ternyata Sopir Pribadi: Sudah Semakan Seminum
• Keseharian M Arif, Imam Masjid yang Dibacok Sopir Pribadi saat Salat, 10 Tahun jadi Guru Ngaji
Dikatakan Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnaain Harahap SIK, melalui Kapolsek Muaradua Iptu Dismin SH, sebelum didapati lemas di dalam bak mandi, tersangka yang diduga depresi dari dalam sel tahanan sempat terdengar suara ceburan ke air.
"Diduga tersangka ini depresi sehingga mengakhiri hidupnya dengan menjatuhkan tubuhnya ke bak Mandi," ujar Kapolsek Dismin, Senin (14/9/2020).
Bahkan tersangka yang diduga depresi berat ini diungkapkan Kapolsek Iptu Dismin pasca penganianyaan yang dilakukan tersangka sekaligus korban tersebut menunjukkan tingkah laku tidak wajar, seperti beteriak-teriak di dalam sel tahanan dan melepas pakaian selama berhari-hari.
Korban yang kejiwaannya terganggu tersebut sempat rutin dibesuk keluarga, sempat dipindahkan ke ruangan sel tahanan Mapolres OKU Selatan selama 24 jam.
Namun kembali dipindahkan ke sel Tahanan Mapolsek karena rusuh terhadap sesama tahanan hingga menciderai salah satu penghuni sel tahanan.
• Sudah Lama Intai Syekh Ali Jaber, AA Pelaku Penusukan Akui Sering Terbayang-bayang dengan Ceramahnya
• Mahfud MD Kecam Keras Penusukan Terhadap Syekh Ali Jaber : Pelaku Adalah Musuh Kedamaian
"Jadi sebelumnya karena di Mapolsek dia sendirian sempat kita titipkan di rutan Polres, ternyata di sana korban ini mengamuk tahanan di sana dianiaya bahkan diinjak-injak sehingga dikembalikan di tahan di Mapolsek seorang diri," ujar Kapolsek Dismin.
Dikatakan Dismin, peristiwa percobaan bunuh diri dari tersangka berawal saat korban selesai mengobrol dengan adik iparnya yang sedang membesuk dan kembali ke sel tahanan.
Tak lama setelahnya, terdengar seperti orang mencebur ke dalam bak Mandi.
Selanjutnya Dismin menjelaskan kronologi kejadian, petugas yang mendengar suara jatuh ke bak mandi tersebut memanggil tersangka di dalam sel tahanan namun tak ada suara balasan, sehingga petugas membukakan pintu sel mengecek tersangka, didapati telah lemas tak sadarkan diri di dalam bak mandi.
Tak lama setelahnya, MS menjalani perawatan dan dikabarkan meninggal dunia.
MS diserahkan pada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.
Sementara terpisah korban yang sempat dianiaya tersangka yang menyebabkan dirinya diamankan di Mapolsek Muaradua, masih menjalani perawatan setelah sebelumnya dinyatakan kritis. (alan/sp)