Pilkada Serentak

Kampanyekan Kotak Kosong di Pilkada Apakah Melanggar ?, Ini Penjelasan KPU

Harus dipahami memilih kotak kosong ini berbeda dengan golput. Kotak kosong itu juga pilihan yang merdeka,

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Siemen Martin
Sripo/ Leni Juwita
Ilustrasi posko kotak kosong di Kabupaten OKU 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua Kabupaten yang akan menggelar Pilkada dipastikan akan melawan kotak kosong.

Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan Hepriyadi, meskipun calon tunggal bukan berarti masyarakat tidak punya pilihan.

"Harus dipahami memilih kotak kosong ini berbeda dengan golput. Kotak kosong itu juga pilihan yang merdeka, yang bebas dan memang telah disiapkan konstitusi," kata Hepriyadi saat Live Talk di Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post dengan tema Politik Oligarki dan Kotak Kosong pada Pilkada 2020, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, dipilihnya kotak kosong ini karena adanya kondisi eksternal di luar pemilihan.

Dengan adanya kotak kosong bukan berarti masyarakat tidak ada pilihan.

Bahkan dibeberapa Pilkada kotak kosongnya memang seperti di Makasar.

Artinya dalam kondisi seperti ini masyarakat bisa menentukan pilihannya.

"Misalnya Pilkada ini jadi evaluasi yang berkuasa bisa saja. Terus seperti apa regulasi mengatur, di PKPU itu juga diatur untuk calon tunggal.

Maka untuk yang ada calon tunggal, KPU perlu mensosialisasikan bahwa Pilkada ini ada kotak kosong," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, seperti apa kampanye kotak kosong ini? Ini juga bisa dilakukan oleh masyarakat. Misal di Prabumulih itu ada barisan pembela kotak kosong yang diakomodir.

Artinya kalau pun mereka berkampanye untuk memilih kotak kosong itu beda dengan tidak memilih.

"Maka dibolehkan sapapun dia membentuk komunitas atau institusi dan melaporkan kepada kami, bahwa mereka membentuk barisan atau relawan kotak kosong dan diakomodir maka itu boleh," bebernya.

Sehingga nantinya merekalah yang akan mengkampanyekan kotak kosong. Lalu untuk baliho dan segala macamnya akan diatur bersama.

Akan dipasang bersama-sama.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved