Breaking News:

Denda Tak Pakai Masker

Bupati OKI tak Sependapat dengan Gubernur Sumsel Tentang Denda tak Pakai Masker

Iskandar memastikan tidak akan menerapkan denda karena lebih mengedepankan imbauan secara humanis terhadap seluruh warganya.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Winando Davinchi
Bupati OKI, Iskandar memastikan tidak akan menerapkan denda karena lebih mengedepankan imbauan secara humanis terhadap seluruh warganya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru telah menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Jika tidak memakai masker bagi siapa pun saat beraktivitas di luar rumah akan didenda dengan besaran Rp 100 - 500 ribu

Hal tersebut ditanggapi berbeda Bupati Ogan Komering Ilir, Iskandar SE.

Ia memastikan tidak akan menerapkan denda karena lebih mengedepankan imbauan secara humanis terhadap seluruh warganya.

"Jika denda tersebut diterapkan di kabupaten kita ini, saya berpikir masyarakat justru akan lebih stres memikirkan besaran denda yang akan dikenakan kepadanya jika tidak menggunakan masker," ungkapnya kepada Tribunsumsel.com, Minggu (9/8/2020).

Iskandar memikirkan nasib masyarakat OKI yang sudah merasa stres memikirkan ekonominya karena dihantam pandemi Covid-19.

"Menurut saya justru masyarakat saat ini membutuhkan masa relaksasi karena pandemi Covid-19 ini.

"Ya memikirkan bagaimana bisa makan saja mereka sudah susah apalagi jika harus diminta membayar denda tersebut," jelasnya.

Ditegaskannya kembali pemkab OKI tidak akan memberlakukan denda atau sanksi yang memberatkan masyarakat, dan lebih memilih menambah aparat untuk terus mensosialisasikan protokol kesehatan.

"Kita justru akan menambah aparaturnya sebagai motor penggerak untuk selalu mengingatkan, jadi dari Forkopimda, TNI/Polri, Satpol PP, semuanya bergerak," tegasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved