Breaking News:

Berita PALI

Kobaran Api Muncul di Lapangan Terbang Stanvac PALI, Ribuan Personil dan Peralatan Diturunkan

Kejadian ini sedikit membuat masyarakat yang memadati lapangan sekira luas empat hektar ini panik dengan munculnya kobaran api.

Editor: Weni Wahyuny
SRIPOKU.COM/REIGAN
Personil gabungan penanganan bencana Karhutla saat berjibaku memadamkan api dalam simulasi Apel gelar pasukan dan peralatan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Ribuan personil gabungan TNI, Polri Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni serta unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) berjibaku memadamkan api di areal lapangan terbang Stanvac Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Sedikitnya dua titik api muncul diareal lahan lapangan terbang eks PT Stanvac Kelurahan Handayani Kecamatan Talang Ubi dan dipadamkan ribuan personil menggunakan peralatan lengkap.

Kejadian ini sedikit membuat masyarakat yang memadati lapangan sekira luas empat hektar ini panik dengan munculnya kobaran api.

Namun begitu, kejadian ini hanyalah simulasi dan apel gelar pasukan dan peralatan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten PALI, Kamis (23/7/2020).

Turut hadir dalam acara ini Sekda PALI Syahron Nazil, Kepala BPBD PALI, Junaidi Anuar, Dandim 404/03 Muaranim PALI Prabumulih, Letkol Inf Syafruddin, Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi, kasi Intel Kejari PALI, Zulkifli, Manggala Agni serta forkopimda Bumi Serepat Serasan.

Kepala BPBD PALI, Junaidi Anuar, berkata bahwa sesuai motto pihaknya bencana adalah urusan bersama, maka seluruh personil akan digerakkan mengatasi permasalahan Karhutla.

FAKTA Baru Pembunuh Rio Pambudi, 3 Lokasi Ini jadi Tempat Pelarian Sebelum Ditangkap di Sembawa

"Kita sedikitnya ada 1.000 orang personil, mulai dari tingkat desa minimal 10 orang dan Kabupaten dibantu Manggala Agni, TNI, Polri dan lembaga yang peduli Karhutla. Saat ini 5 posko tiap kecamatan juga juga telah disediakan peralatan." ungkap Junaidi, Kamis.

"Kita menghimbau seluruh masyarakat mari kita jaga alam, niscaya alam akan jaga. Jadi, mari kita minimalisir terjadi titik api dan tidak membuka lahan sembarangan dan tidak membakar. Apabila ada titik api segera padamkan dan langsung menghubungi petugas terdekat." tambahnya.

Kapolres PALI, AKBP Yudhi Suharyadi menambahkan, selain apel ada juga simulasi begitu juga pencegahan dengan penyampaian kepada masyarakat jangan membuka lahan sembarangan.

Selain itu, penanggulangannya juga demikian, bagaimana cara pemadaman api bagi masyarakat.

"Penindakan hukumnya, kami Polres PALI sementara ini sudah memproses pembakar lahan namun perseorangan. Saat ini masih proses penyidikan." jelasnya.

Sementara, Dandim 404/03 Muaranim PALI Prabumulih, Letkol Inf Syafruddin, mengingatkan pentingnya dalam penanggulangan karhutla ini adalah peran serta masyarakat.

"Intinya adalah masyarakat paham, bahwa membakar lahan itu dilarang, karena 99,9 persen kejadian karhutla akibat dari manusia." jelasnya.

"Jadi, kami keliling setiap hari mensosialisasikan kepada masyarakat jangan membakar lahan sehingga warga paham. Namun untuk menimbulkan efek jera pasti ada tindakan hukum." jelasnya. (cr2/sp)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved