Corona di Ogan Ilir

Tenaga Kebersihan Kantor Bupati Ogan Ilir Positif Covid-19, Pemkab Pertimbangkan Kembali WFH

Kantor yang terletak di Kompleks Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai itu, dilakukan penyemprotan desinfektan.

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Resha
Foto Ilustrasi : Kantor Bupati Ogan Ilir menjalani penyemprotan disinfektan pada Senin (23/3/2020) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Seorang tenaga kebersihan di Kantor Bupati Ogan Ilir, dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Kantor yang terletak di Kompleks Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai itu, dilakukan penyemprotan desinfektan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir, Herman membenarkan adanya kasus terkonfirmasi dari tenaga kesehatan tersebut.

Saat ini pihaknya melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

"Memang benar terjadi, ada tenaga cleaning service kita dari pihak ketiga, positif Covid. Yang bersangkutan sekarang dibawa ke Wisma Atlet."

"Karena banyak rekan-rekannya mungkin nanti kita swab, kita tracking siapa-siapa yang pernah kontak. Kemudian ruangan sudah kita semprot semua," ujarnya saat diwawancarai, Rabu (8/7/2020).

Info yang ia dapat, tenaga kebersihan itu diduga tertular dari orangtuanya.

"Menurut info dari keluarga, mungkin pernah kontak dengan pasien positif lain. Memang dia cleaning service, dan ditempatkan di bagian umum. Namun tidak menutup kemungkinan ia pernah kontak dengan orang lain," katanya.

Pihaknya juga tengah mempertimbangkan, apakah mekanisme kerja ASN utamanya yang bekerja di lingkungan Pemkab Ogan Ilir kembali menerapkan Work From Home (WFH). Namun untuk merealisasikan hal itu, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Bupati Ogan Ilir selaku pimpinan di lingkungan tersebut.

"Dan kami berharap Senin nanti ada pertemuan untuk membahas perkembangan lebih lanjut," tegasnya.

Sementara itu, menurut laporan yang ia terima baru ada 1 orang ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dan saat ini, pasien tersebut sudah diisolasi di Kota Palembang, sebagaimana domisilinya.

"Yang positif dari ASN 1 orang. Tapi dia tempat tinggalnya di Palembang. Jadi isolasinya di palembang. Begitupun yang pernah kontak dengan yang bersangkutan, sudah kita instruksikan untuk lakukan isolasi mandiri," jelasnya. (SP/ Resha)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved