Berita Palembang

Jelang Tahun Ajaran Baru, Omzet Pedagang Seragam Sekolah di Palembang Turun Drastis

Seperti yang terlihat di Toko Radenmat kawasan pasar 16 Ilir Palembang yang menyediakan berbagai perlengkapan seragam sekolah

Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Pembeli seragam sekolah di Toko Radenmat pasar 16 Ilir, Selasa (30/6/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sistem belajar mengajar tahun ajaran baru 2020/2021 di kota Palembang kemungkinan besar akan digelar dengan sistem dalam jaringan (daring) atau virtual.

Meski begitu masyarakat masih terlihat membeli seragam sekolah dalam menyambut tahun ajaran baru.

Seperti yang terlihat di Toko Radenmat kawasan pasar 16 Ilir Palembang yang menyediakan berbagai perlengkapan seragam sekolah.

Anita (35 tahun), seorang pembeli yang ditemui Tribunsumsel.com, Selasa (30/6/2020) mengatakan, sengaja membeli seragam sekolah untuk anaknya yang baru masuk SMP di tahun ini.

Meski ia sendiri belum tahu apakah sistem belajar akan tetap digelar secara virtual atau tatap muka langsung di sekolah.

"Setidaknya jaga-jaga dulu, biar nanti kalau mendadak diperlukan, seragamnya sudah ada," ujarnya, Selasa (30/6/2020).

Walaupun sudah membeli berbagai keperluan sekolah bagi anaknya, secara pribadi Anita tetap berharap agar pemerintah kota Palembang tidak dulu mengadakan sistem belajar tatap muka di sekolah.

Sebab sebagai orang tua, ibu dua orang anak ini merasa khawatir dengan masih tingginya jumlah kasus positif corona di kota Palembang.

"Pastinya cemas, apalagi anak-anak juga susah untuk diawasi. Dari rumah kita pakaikan masker, tapi kalau di jalan dilepaskan ya kita tahu, namanya anak-anak," ujarnya.

Tak hanya Anita, sejumlah masyarakat juga terpantau membeli berbagai keperluan dan kelengkapan seragam sekolah.

Namun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, omzet penjualan seragam sekolah jauh menurun drastis di tahun ini.

"Dibandingkan tahun lalu, sekarang omzet kami turun. Biasanya ini sudah waktu ramai penjualan, bisa meningkatkan 100 persen dari hari biasa. Tapi sekarang baru sekitar 40 persen. Sangat menurun dari tahun lalu," ujar Mega Hanugra Matra, Penanggung Jawab Toko Radenmat 16 Palembang.

Lebih lanjut dikatakan, biasanya seragam yang mendominasi dicari masyarakat yakni untuk tingkat Sekolah Menangah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Penjualan kami akan lebih meningkat di hari Minggu. Beda dengan hari-hari biasa," ujarnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved