Breaking News:

Kisah John Kei, Preman Tebas Leher dan Potong Kaki Lawannya dengan Golok Walau Polisi Berdatangan

Nama John Kei tak lekang dari ingatan sejak ditetapkan sebagai terpidana kasus pembunuhan Bos Sanex Steel, Tan Harry Tantono pada 2013 lalu.

Editor: Moch Krisna
Dok. KSP
John Kei 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Nama John Kei tak lekang dari ingatan sejak ditetapkan sebagai terpidana kasus pembunuhan Bos Sanex Steel, Tan Harry Tantono pada 2013 lalu.

Sosok yang ditakuti banyak orang itu akhirnya dijatuhi hukuman 16 tahun penjara atas tindakan pembunuhan yang John Kei lakukan.

John Kei pun mendapat julukan 'Godfather of Jakarta' lantaran dikenal sebagai penguasa dunia kekerasan Ibu Kota.

Tubuh John Kei dipenuhi tato yang menunjukkan kegarangannya sebagai pemimpin kerusuhan di Jakarta.

Kehidupan John Kei pun tidak bisa lepas dari catatan kriminal.

Bahkan John Kei sempat disandingkan dengan mafia di Italia lantaran bisnisnya seperti mafia.

John Kei disebut memiliki bisnis jasa pengamanan, jasa penagihan, jasa konsultan hukum, dan pemilik sasana tinju.

Melansir dari Kompas, selain kasus pembunuhan Bos Sanex Steel, tiga kasus John Kei yang menjadi perhatian yakni kasus pembunuhan tokoh Maluku, Basri Sangaji pada tahun 2004.

Kemudian kasus bentrok di klub Blowfish tahun 2010, dan terakhir kasus bentrok di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2010 lalu. 

Meski begitu, setelah mendekam selama lima tahun di penjara Nusa Kambangan, John Kei yang dikenal kejam dan tak kenal ampun telah berubah menjadi sosok yang lebih baik.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved