Pelunasan Biaya Haji Diperpanjang Hingga 29 Mei, di Sumsel 240 Oang Belum Melunasi

Sampai hari terakhir, secara nasional masih ada 11.537 jemaah yang belum melakukan pelunasan.

SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Layanan perbankan di Bank Syariah Mandiri Palembang, Kamis (19/3/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk memperpanjang masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1441H/2020M hingga 29 Mei 2020 mendatang.

Kebijakan ini diambil untuk memberi kesempatan kepada calon jamaah haji yang belum melakukan pelunasan hingga akhir masa pelunasan pada 20 Mei lalu.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumsel, Alfajri Zabidi melalui Kasubbag Umum dan Humas, Saefudin menjelaskan,  pelunasan BPIH tahap kedua dibuka dari 12-20 Mei 2020.

Sampai hari terakhir, secara nasional masih ada 11.537 jemaah yang belum melakukan pelunasan.

Rekor Tertinggi, 5 Jenazah Dikebumikan dengan Protap Covid-19 di TPU Gandus Hills Palembang

Hujan Deras dan Angin Ribut Hancurkan Satu Rumah di Desa Pematang Bangsal OI: Datang Seperti Ombak

Dari jumlah itu, ada 7.736 jemaah yang melunasi dengan status cadangan sehingga masih ada sisa kuota sebesar 3.801 orang.

"Masih ada sisa kuota haji sebanyak 3.801 jemaah sehingga pelunasan biaya haji tahap II pun diperpanjang. Perpanjangan berlangsung mulai hari ini, 22 Mei hingga 29 Mei 2020," katanya melalui rilis resmi, Sabtu (23/5/2020).

Khusus untuk Sumsel, dari jatah kuota sebanyak 7.012 orang, calon jamaah yang telah melakukan pelunasan berjumlah 6.772 orang atau mencapai 97,3 persen. Dengan demikian, masih ada sisa 240 orang yang belum melakukan pelunasan.

Menurut Saefudin, ada tiga kriteria jemaah haji reguler yang berhak melakukan pelunasan.

Pertama, jemaah haji yang telah ditetapkan berhak melunasi pada tahap satu dan dua, namun belum melakukan pelunasan BPIH.

Kriteria kedua, jemaah haji pendamping lansia dan penggabungan mahram yang sudah terinput ke dalam aplikasi Siskohat, namun belum diusulkan Kanwil Kemenag Provinsi.

BMKG : Sumatera Selatan (Sumsel) Waspada Cuaca Ekstrem saat Lebaran 24-25 Mei, Wilayah Lain ?

Warga Kaget Banyak Makam Terangkat di TPU Kamboja, 5 Pohon Tumbang Akibat Hujan dan Angin Kencang

Ketiga, jemaah haji yang teridentifikasi sudah berhaji kurang 10 tahun, namun hasil verifikasinya menyebutkan belum pernah menunaikan ibadah haji atau dari unsur pembimbing KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah).

“Perpanjangan juga dibuka untuk pelunasan Bipih Petugas Haji Daerah (PHD) dan Pembimbing KBIHU,” terangnya.

Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, Saefudin mengatakan bahwa proses pelunasan Bipih diutamakan melalui mekanisme tanpa tatap muka atau non teller.

“Kanwil Kemenag Provinsi dan Kankemenag Kab/Kota serta BPS Bipih agar lebih intensif menghubungi jemaah haji yang berhak melunasi dan mensosialisasikan kebijakan perpanjangan pelunasan Bipih melalui mekanisma tanpa tatap muka,” jelas Saefudin.(mg3/rel)

Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved